Disdikbud Lambar Gelar Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Pendidikan Kesetaraan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lambar menggelar pelatihan penyusunan bahan ajar pendidikan dan kesetaraan tahun ajaran 2020/2021 di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lambar, Selasa-Rabu (3-4/11).

Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari BP PAUD DIKMAS Lampung Ardiyanto, M.Si, serta diikuti 50 peserta dari unsur Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan satu SKB.

Bacaan Lainnya


Dalam sambutannya, Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Alexander Saputra, S.H, M.M  mendampingi Kepala Disdikbud Bulki Basri, S.Pd, M.M mengungkapkan, pendidikan kesetaraan merupakan pendidikan non formal yang mencakup program paket A,B dan C dengan penekanan pada kepribadian profesional peserta didik. Pendidikan kesetaraan memiliki posisi yang strategis dalam rangka pendidikan nasional secara umum .

Alexander menjelaskan, pendidikan kesetaraan harus memuat aspek yang mendukung pada pemberdayaan dan kemandirian peserta didik, walaupun pendidikan kesetaraan memiliki karakter khusus, namun dalam pelaksanaanya hal itu tidak bisa dipisahkan dengan praktek pendidikan yang berlangsung di sekolah formal.

“Pendidikan formal dan pendidikan non formal atau pendidikan kesetaraan merupakan dua pilar penting untuk mencapai kualitas pendidikan nasional. Keduanya merupakan lembaga yang sama sama diorientasikan untuk tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Masih kata dia, meski keduanya dalam praktek memiliki karakteristik yang berbeda dan juga keduanya dilaksanakan dengan strategis dan cara yang berbeda namun kualitas lulusan dari keduanya diharapkan memiliki kualitas yang sama. 

Pendidikan kesetaraan membutuhkan strategi khusus dalam proses pembelajaran yang menekankan pada pemberdayaan peserta didik dalam menghadapi masalah dan menentukan jalan keluar untuk menghadapi masalah yang dihadapi. 

“Diharapkan peran penting pata tenaga pendidik untuk dapat berkontribusi dalam rangka menciptakan lulusan lulusan program kesetaraan yang nantinya dapat beradaptasi di lingkungan hidupnya  dan untuk mendukung para tenaga pendidik dalam melakukan kegiatan belajar mengajar diperlukan bahan ajar yang harus dimiliki oleh para tutor,” imbuhnya seraya menambahkan, bahan ajar merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pembelajaran dan warga belajar akan lebih terbantu dan mudah dalam belajar dan bahan ajar dapat dibuat dalam berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik materi ajar yang akan disajikan.

Ia berharap dengan diselenggarakan pelatihan penyusunan bahan ajar bagi jenjang pendidikan kesetaraan  dapat berguna bagi lembaga dan para tenaga pendidik dalam melakukan kegiatan belajar mengajar.

“Saya berharap kepada peserta pelatihan untuk dapat mengikuti acara ini secara seksama agar apa yang didapat pada pelatihan ini bisa diimplementasikan di lembaga masing-masing,” pungkasnya. (lus/mlo)




Pos terkait