Disdikbud Lambar Kumpulkan Kepsek Penerima Program GSMS

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lambar kemarin, Rabu (30/9) mengumpulkan kepala sekolah (Kepsek) penerima program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tahun 2020 dalam rangka berkoordinasi di Rumah Makan Pondok Bambu Sabah Beghak Pekon Sebarus Kecamatan Balikbukit.

“Kabupaten Lambar tahun  ini ada 20 sekolah yang akan mendapatkan program gerakan seniman masuk sekolah dan mulai Oktober hingga November kegiatan tersebut akan dilaksanakan. Untuk itu sangat diperlukan adanya dukungan dan kerjasama yang baik antara seniman dan kepala sekolah  untuk mensukseskan kegiatan GSMS 2020 di Lampung Barat,” ujar Sekretaris Disdikbud Ahmad Syukri dalam arahannya.

Bacaan Lainnya



Karena dengan program GSMS, lanjut Ahmad Syukri diharapkan warga sekolah dapat mengapresiasi kearifan budaya lokal masyarakat, meningkatkan wawasan dan memotivasi pelajar berprestasi di bidang seni budaya.

“Dan yang paling penting adalah penguatan karakter siswa. Karena seni adalah salah satu pilar penguatan karakter bangsa,” kata dia.

Ia berharap selama pelaksanaan GSMS 2020  baik secara daring maupun luring harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kami berharap selama pelaksanaan GSMS ini baik dilakukan secara Daring maupun Luring untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” harapnya.

Menurut dia,  program GSMS ini merupakan program Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Program ini bertujuan untuk menumbuhkan minat bakat peserta didik di bidang seni budaya. Selain itu juga untuk menjalin kerjasama yang bersinergi antara sekolah dengan para seniman.

Kemudian untuk menumbuhkan budaya sekolah yang sehat, menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan dan menguatkan karakter, yang pada gilirannya akan membentuk dan membangun sikap kreatif, apresiatif dan inovatif bagi anak didik

Menurut dia, pada tahun 2020 ini, di tingkat nasional Program GSMS bekerja sama dengan 16 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Provinsi/Kabupaten/Kota yang terpilih dengan melibatkan 210 orang seniman dari masing-masing daerah yang akan mengajar 4.200 peserta didik di 210 sekolah jenjang SD, SMP, SMA/SMK swasta dan negeri.

“Dari kuota 210 seniman yang dibiayai oleh  APBN, 60 orang seniman berada di Provinsi Lampung dengan perincian Kabupaten Lampung Utara 15 seniman, Kabupaten Lampung Timur 10 seniman, Kota Metro 15 seniman dan Kabupaten Lampung Barat 20 seniman,” imbuhnya

Lanjut dia, sebanyak 20 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menerima program GSMS, antara lain :

  • SDN 1 Giham (Sekincau)
  • SDN Waspada (Sekincau)
  • SDN 3 Tugu Sari (Sumber Jaya)
  • SDN 1 Pura Jaya (Kebun Tebu)
  • SDN 1 Muara Baru (Kebun Tebu)
  • SDN 1 Waymengaku (Balikbukit)
  • SDN 3 Waymengaku (Balikbukit)
  • SDN 1 Sebarus (Balikbukit)
  • SMPN 1 Liwa (Balikbukit)
  • SMPN 2 Liwa (Balikbukit)
  • SDN 2 Kembahang (Batubrak )
  • SDN 1 Pekon Balak (Batubrak )
  • SMPN 1 Batubrak (Batubrak )
  • SDN 1 Tanjung Raya (Sukau)
  • SDN 1 Buay Nyerupa (Sukau)
  • SMPN 1 Sukau (Sukau)
  • SDN 4 Padang Tambak (Waytenong)
  • SMPN 2 Waytenong (Waytenong)
  • SMPN 1 Air Hitam (Air Hitam)
  • SMPN 1 Belalau (Belalau)

“Pada akhir proses pembelajaran, kita (Disdikbud) dapat menyelenggarakan pertunjukan/pameran hasil pembelajaran para siswa dengan seniman dengan tetap mengikuti protokol kesehatan pengendalian Covid-19 dan membuat dokumentasi berupa video,” tandasnya. (lus/mlo)



Pos terkait