Disdikbud : Soal Kepsek SDN 2 Gunungterang Cuma Miskomunikasi 

  • Whatsapp

Sementara rombongan camat ke lokasi SD sekitar Pukul 11.00 WIB atau sekitar setengah jam usai Daseyati berangkat.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya, Selasa (24/3) semua kepsek dikumpulkan terkait rencana penyemprotan yang dilangsungkan Kamis (26/3), dan Rabu-nya pihak disdik membagikan desinfektan secara merata di semua satuan pendidikan,” ungkap Tati

Artinya, lanjut Tati, semua sekolahan sudah mengetahui dan melaksanakan penyemprotan tersebut. Sehingga yang terjadi di hari H penyemprotan merupakan kesalah pahaman saja. 

“Sangat wajar jika pak camat terkejut dan menanyakan keberadaan kepsek sebab memang dihari itu sesuai perintah bupati semua instansi dan lainnya untuk serentak melakukan penyemprotan di masing-masing,” ujar Tati. 

Sementara Daseyati, menyebutkan, pihaknya merasa dari kunjungan pihak Disdikbud dan keterangan yang diberikannya, ia tidak perlu lagi memberikan klarifikasi ke camat, sebagaimana diungkapkan satu hari sebelumnya, terkecuali nanti adanya arahan dari dinas terkait.

“Semuanya sudah saya jelaskan, paginya saya ke SD Semarangjaya ngambil desinfektan, kemudian saya mendengarkan arahan camat di halaman kantor kecamatan lalu sempat mampir di Masjid Semarangjaya. Dan langsung kembali ke sekolah. Saya sendiri melakukan penyemprotan perdana, dan setelah itu Pukul 10.30 bersama bendahara sekolah Pak Tarmidi berangkat ke Liwa, saya menuju Bank dan bendahara ngambil rekom di dinas,” katanya. (rin/mlo)




Pos terkait