Disdikbud Vidcon dengan Kepala SD-SMP se Lambar 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lambar melakukan video conference (Vidcon) dengan kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Lambar.

Rapat koordinasi melalui Vidcon tersebut untuk Disdikbud dipusatkan di ruang kepala dinas yang dihadiri Kepala Disdikbud Bulki Basri, S.Pd, M.M, Sekretaris Disdikbud Ahmad Syukri, S.Pd dan seluruh kabid. Sedangkan kepala sekolah dipusatkan di 35 lokasi yang dihadiri kepala SD dan SMP se-Lambar.

Bacaan Lainnya



“Dalam video conference yang dibahas antara lain tentang kegiatan belajar mengajar (KBM), pengumuman kelulusan siswa, bagi raport dan penerimaan peserta didik baru (PPDB),” ungkap Kepala Disdikbud Bulki Basri, S.Pd, M.M.

Bulki menjelaskan pada saat Vidcon tersebut,  ada beberapa sekolah yang menyampaikan keluhan terkait KBM karena siswa dan wali murid ada yang tidak memiliki Handphone Android dan ada juga terkendala tidak ada jaringan seluler (signal) karena  siswa berdomisili tinggal di daerah perkebunan dan perbukitan.

“Ya ada beberapa kepala sekolah yang menyampaikan keluhan bahwa ada siswa dan wali murid yang tidak memiliki HP android serta didaerahnya  tidak ada signal sehingga para guru kesulitan untuk menyampaikan informasi terkait kegiatan belajar,” ungkap Bulki.

Selain itu, lanjut dia, ada juga kepsek yang menyampaikan bahwa siswa dan wali muridnya ada yang tidak memiliki televisi dan jaringan listrik.

Terkait hal itu, Bulki berharap kepada seluruh sekolah baik SD dan SMP melakukan berbagai inovasi agar tetap bisa berkomunikasi dengan siswa dan wali murid, terlebih ditengah wabah pandemi virus corona (Covid-19) ini yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan KBM di sekolah.

 “Saya berharap kepada kepala sekolah dan guru untuk berinovasi supaya tetap menjalin komunikasi dengan siswa dan wali murid, misalnya mendatangi rumah siswa secara berkala. Intinya kita berharap antara siswa, wali murid dan pihak sekolah saling berkomunikasi,” kata dia.

Bulki juga mengimbau kepada pihak sekolah untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), artinya walaupun sekolah diliburkan tapi sekolah harus tetap  bersih dan terawat. “Kita juga minta kepada sekolah untuk melaksanakan kegiatan akademik sesuai dengan jadwal kelender pendidikan nasional. Namun dengan kondisi wabah corona saat ini maka teknisnya saja yang berbeda,” pungkas dia. (lusi/mlo)



Pos terkait