Disdukcapil Lambar Kembali Buka Pelayanan Secara Langsung 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lambar mulai hari ini, Selasa (9/6) kembali memberikan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) secara langsung kepada masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Mulai hari ini kita kembali membuka pelayanan secara langsung bagi masyarakat yang akan mengurus administrasi kependudukan, dengan  tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk pelayanan secara online juga masih tetap kita laksanakan,” tegas Kepala Disdukcapil Lambar Drs. Adi Utama, Selasa (9/6)

Bacaan Lainnya



Terkait telah dibukanya pelayanan Adminduk secara langsung di kantor Disdukcapil tersebut, kata Adi, pihaknya telah dan akan terus memberikan informasi kepada masyarakat Kabupaten Lambar, termasuk juga pelayanan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di tingkat kecamatan.

“Jadi bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukan secara langsung silahkan datang  ke kantor Disdukcapil pada saat jam kerja, kita siap untuk memberikan pelayanan secara prima. Begitu juga warga yang ingin mengurus Adminduk melalui online juga kita persilahkan,” ungkap dia.

Lebih jauh Adi mengungkapkan, niat masyarakat Kabupaten Lambar untuk mengurus Adminduk cukup tinggi meskipun masa Pandemi Covid-19 pelayanan dilaksanakan secara online.

Berdasarkan data yang ada, mulai Senin (23/3) atau sejak mulai diberlakukan Social Distancing atau jaga jarak aman dengan kontak langsung antar manusia secara disiplin dan mengatur teknis pelayanan administrasi kependudukan hingga Jumat (5/6) tercatat ribuan warga yang mengurus adminduk baik kartu tanda penduduk (KTP), kartu identitas anak (KIA), kartu keluarga (KK), pindah, datang, pindah online, datang online, akta kelahiran, akta kematian dan akta perkawinan.

Kata dia, sejak Senin (23/3)-Jumat (5/6) pihaknya telah mencetak  KTP sebanyak 3.007, KIA 2.359, kartu keluarga 3.217 , pindah 382, datang 333, pindah online 52, datang online 54, akta kelahiran 1.687, akta kematian 219 serta akta pernikahan delapan.

“Meski pelayanan via online namun masyarakat Lambar tetap antusias untuk mengurus administrasi kependudukan,” ujar Adi. (lus/mlo)



Pos terkait