Diskoprindag Klaim Stok Gula di Lambar Aman

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Kabupaten Lambar memastikan stok gula pasir (gula putih) curah di kabupaten ini aman. Hal itu berdasarkan hasil pemantauan Tim Diskoprindag di tingkat distributor, pada Selasa (10/3).

“Soal gula putih, kita sudah survei ke distributor di Pekon Sebarus dan Kelurahan Pasarliwa dan menurut keterangan pihak distributor bahwa gula curah itu tidak langkah dan stoknya aman,” ujar Kabid Perdagangan Sri Hartati mendampingi Kepala Diskoprindag Yudha Setiawan di Ruang Kerjanya, Kamis (12/3).

Dipaparkannya, saat ini untuk gula belum musim giling sehingga harga gula mengalami kenaikan sedikit dan untuk gula curah dijual Rp14.000/Kg di tingkat pasar. “Mengapa gula dalam bentuk kemasan langka ditingkat  ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart karena harga gula mengalami kenaikan, sementara harga eceran tertinggi (HET) dari pemerintah untuk harga gula dalam kemasan itu hanya sebesar Rp12.500/Kg,” ujar dia.

Lanjut dia, rencananya pemerintah pusat di akhir bulan Maret ini akan melakukan impor gula dalam rangka menstabilkan harga gula. “Waktu hasil giling tebu petani itu diperkirakan di bulan Mei dan Juni sehingga saat ini harga gula curah ada kenaikan namun untuk stok gula curah itu cukup di Kabupaten Lambar,” ucapnya. (lusi/mlo)



Pos terkait