Diskors Tiga Kali, Rapat Paripurna DPRD Tanggamus Akhirnya Ditunda 

  • Whatsapp
LENGANG: Rapat paripurna DPRD Tanggamus dengan agenda jawaban bupati atas pandangan umum Fraksi-fraksi ditunda lantaran tidak kuorum dari 45 anggota DPRD hanya 15 dewan saja yang hadir dalam ruang sidang. - Foto Rnn

Medialampung.co.id – Rapat paripurna DPRD Tanggamus dengan agenda mendengarkan jawaban bupati atas pandangan umum Fraksi-fraksi yang digelar Jumat (5/11) terpaksa ditunda setelah sebelumnya diskors selama tiga kali oleh pimpinan rapat Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga.

Rapat paripurna sejatinya dimulai pukul 09.00 WIB, namun molor hingga pukul 11.00 WIB. Saat itu berdasarkan absensi kehadiran, anggota dewan yang tanda tangan mencapai 23 orang. Diatas kertas memang kuorum, namun kehadiran secara fisik tidak sampai 23 dewan yang hadir di ruang sidang. Usut punya usut ternyata ada dewan tanda tangan kehadiran namun karena sesuatu dan lain hal sehingga tidak masuk kedalam ruangan sidang.

Bacaan Lainnya

Pimpinan sidang paripurna kemudian menskor hingga selesai waktu Shalat Jumat, namun saat skor dicabut dan rapat kembali dibuka, kehadiran dewan tidak kunjung bertambah dan Irwandi kemudian menskor lagi. Hingga pukul 14.30 WIB, kehadiran anggota dewan di dalam ruang sidang hanya 15 orang, lantaran tidak kunjung kuorum, maka berdasarkan tata tertib dewan, rapat paripurna ditunda dan akan dijadwalkan kembali oleh badan musyawarah (Banmus)

Menanggapi batalnya rapat paripurna tersebut, Wakil Ketua III DPRD Tanggamus Kurnain yang juga Anggota Fraksi Partai NasDem mengaku tidak mempersoalkannya. Ia juga mengaku tidak mengetahui apa alasan ketidakhadiran anggota dewan lain sehingga tidak kuorum.

“Pandangan umum fraksi memang wajib dijawab oleh bupati, tadi kalau saya lihat dari pemerintah daerah sudah sangat siap, bupati dan wabup hadir, hanya persoalanya tidak kuorum,saya juga tidak tahu apa alasan kawan kawan tidak hadir,” ujar Kurnain.

Dilanjutkan Kurnain bahwa, pandangan fraksi yang disampaikan Fraksi NasDem adalah sejumlah masukan-masukan sehingga RPJMD 2021-2026 agar lebih baik lagi.

“Apa yang NasDem sampaikan bukan kritik tajam, justru kita mendukung pemerintah, pandangan fraksi kami adalah mengusulkan sejumlah program mulai dari pendidikan, kesehatan dan pertanian. Contohnya pendidikan, kami usul agar ada universitas di Tanggamus yang sebagian sahamnya dari pemda, lalu mengusulkan agar pemerintah bisa lebih perhatian terhadap penanggulangan serangan hama dan irigasi serta pengembangan sektor wisata,” tegasnya.

Masih kata Kurnain bahwa, rapat paripurna dengan agenda jawaban bupati atas pandangan umum fraksi nantinya akan dijadwalkan ulang. “Nanti badan musyawarah (Banmus) akan rapat lagi untuk menentukan jadwal rapat paripurna,” pungkas Kurnain.

Sementara Wabup Tanggamus, Hi.A.M.Syafii saat diminta komentarnya mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebab banyaknya anggota DPRD yang tidak hadir.

“Kalau ditanya apa sebabnya, ya saya belum tahu karena belum komunikasi sama kawan kawan dewan yang tidak hadir. Harapannya tentu hari ini kuorum karena untuk merespon pandangan umum fraksi terkait rencana perubahan RPJMD, kami sudah siap untuk menjawab, tapi ya pada kenyataannya tidak kuorum,” ujar Syafi’i.(ehl/ral/mlo)

Pos terkait