Disporapar Siapkan Mekanisme Pembukaan Destinasi Wisata di Era New Normal

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim gugus tugas penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Lampung Barat bersama Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata mulai menyiapkan mekanisme penerapan protokol kesehatan di era new normal jelang dibukanya kembali destinasi wisata di kabupaten setempat.

Kabid Pemasaran Pariwisata dan Atraksi Budaya Endang Guntoro, S.H, M.M mendampingi Kepala Disporapar Tri Umaryani, S.P, M.Si menerangkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat bersama tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 guna membahas persiapan pembukaan destinasi wisata di era new normal. Namun, terkait jadwal pembukaan destinasi tersebut pihaknya menunggu pembahasan lebih lanjut.

Bacaan Lainnya



“Ya, sebelumnya sudah ada pembahasan bersama tim gugus tugas, karena dari para kelompok sadar wisata (pokdarwis) maupun pihak pengelola sudah meminta supaya destinasi wisata mulai di buka,” kata Endang.

Terkait itu, kata dia, tentu kebijakan penerapan new normal tidak hanya berlaku pada kegiatan ekonomi dan sosial di masyarakat saja, akan tetapi objek wisata pun demikian. Namun meski telah dibuka nanti pihaknya akan tetap memastikan bahwa protokol kesehatan dijalani oleh pelaku pariwisata dan masyarakat. 

“Sesuai dengan hasil rapat belum lama ini, apabila destinasi sudah mulai dibuka ada ketentuan protokol kesehatan yang harus dijalani seperti wisatawan wajib diperiksa suhu tubuhnya, wajib cuci tangan sebelum masuk, dan wajib menggunakan masker,” imbuhnya.

Disamping itu, pihaknya juga akan membatasi kapasitas pengunjung hingga 50 persen dari angka kunjungan wisatawan. Guna memastikan protokol kesehatan berjalan, pemkab kemungkinan akan bekerjasama dengan aparat terkait untuk melakukan pengawasan. 

“Sebelum diterapkan SOP –nya nanti akan kita sosialisasi terlebih dahulu ke pemandu atau pengelola destinasi wisata, agar dalam penerimaan atau pelayanan bagi wisatawan berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19,” pungkasnya seraya menambahkan bahwa dengan kepatuhan pada SOP tersebut, akan membuat wisatawan merasa lebih aman dan nyaman saat berkunjung dan menikmati sarana dan prasarana pariwisata.(edi/mlo)



Pos terkait