Ditinggal ke Pasar, Satu Rumah Ludes Terbakar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id -Sebuah rumah di Pemangku Ciptasari, Pekon Purajaya, Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat ludes terbakar, Senin (7/9) sekitar pukul 08:25 WIB.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah milik Didin Suhanda mantan Ketua LHP Pekon setempat itu diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting). Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong lantaran ditinggal sang pemilik pergi ke pasar.

Bacaan Lainnya



Camat Kebuntebu Indrayani, M.Pd.,mengatakan, peristiwa itu terjadi saat para tetangga melihat adanya kobaran api dari dalam rumah tersebut. Ketika diketahui pertama kali, api dan kepulan asap sudah membumbung tinggi.

“Oleh karenanya, warga sekitar lokasi langsung memanggil warga lainnya untuk berusaha memadamkan api sembari melaporkan peristiwa itu ke UPT Damkar Kebun tebu,” jelasnya.

Tidak berselang lama, dua unit UPT Damkar asal kecamatan Kebuntebu dan sumberjaya tiba di lokasi. 

Setelah berjibaku selama satu jam lebih, petugas bersama warga akhirnya berhasil memadamkan api.

“Meski petugas damkar dan masyarakat sudah berupaya maksimal, namun karena cepatnya kobaran api membuat tidak satupun harta benda milik korban yang berhasil diselamatkan,” imbuhnya.

Atas peristiwa itu, Indrayani mengimbau masyarakat agar waspada terhadap segala ancaman bencana terutama musibah kebakaran, seperti yang telah disampaikan pihaknya sejak beberapa bulan lalu.

“Melalui peran pemerintah pekon dan jajaran aparatur Kecamatan Kebuntebu, dari beberapa bulan sebelumnya  kita sudah woro-woro agar masyarakat waspada terhadap ancaman musibah kebakaran, Hal ini juga sudah disampaikan pak bupati, bahwa saat ini intensitas kebakaran meningkat untuk itu perlu kewaspadaan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala UPT Damkar Kebuntebu Yen Rizal, S.I.P, menambahkan bahwa dalam upaya pemadaman kebakaran itu selain menurunkan satu unit armada damkar dari UPT Damkar Kebuntebu pihaknya juga meminta bantuan satu unit armada damkar dari UPT Sumberjaya. Upaya pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih atau tepatnya sekitar pukul 09:30 WIB.

“Beruntung kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai merambat ke rumah warga lainnya, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Tapi, akibat musibah kebakaran itu korban mengalami kerugian sekitar Rp250 juta,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait