Ditjen Migas Usulkan 5.490 MT LPG 3 Kg untuk Lambar

  • Whatsapp
Kasubbag SDA, Energi dan Air Bagian SDA Setdakab Lambar Hendra Kurniawan, SE., ME

Medialampung.co.id – Ditjen Migas mengusulkan kepada Pertamina untuk kuota Liquified Petroleum Gas  (LPG) tabung 3 Kilogram (Kg) di Kabupaten Lambar tahun 2020 sebanyak 5.490 metrik ton (MT).

Kasubbag Sumberdaya Alam (SDA), Energi dan Air Hendra Kurniawan, SE., ME mendampingi Kabag Sumberdaya Alam Setdakab Lambar Eric Enrico mengungkapkan, usulan LPG 3 Kg Ditjen Migas mengusulkan ke Pertamina untuk kuota nasional sebanyak 7.000.000 MT,  dan untuk kuota Provinsi Lampung 1.090.080 MT sementara untuk kuota Kabupaten Lambar  5.490 MT.

Bacaan Lainnya



“Kuota yang diusulkan tersebut sama dengan kuota tahun 2019, hal itu disebabkan adanya kebijakan Ditjen Migas mengenai pengusulan kuota LPG 3 Kg tahun 2020 yaitu apabila realisasi tahun 2019 memenuhi atau melebihi dari kuota yang telah ditentukan  maka kuota tahun 2020 akan ditambah atau sejumlah realisasinya. Apabila realisasi tahun 2019 kurang atau lebih kecil dari kuota yang telah ditentukan, maka kuota memakai kuota tahun 2019,” ujar Hendra.

Untuk Kabupaten Lambar sendiri, lanjut dia, realisasi distribusi LPG 3 Kg  tahun 2019  sejumlah 5.433 MT lebih kecil dari kuota yang telah ditentukan tahun 2019 sejumlah 5.490 MT, Maka usulan kuota LPG 3 KG Kabupaten Lambar oleh Ditjen Migas kepada Pertamina pada tahun 2020 sejumlah 5.490 MT .

Lebih jauh Hendra mengungkapkan, Gubernur Lampung telah mengeluarkan SK Gubernur No.G/863/B.IV/HK/2019 tertanggal 30 Desember tahun 2019 tentang penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) LPG tabung 3 KG di Provinsi Lampung, yaitu harga jual di titik distribusi serah agen Rp12.750,-, biaya oprasional dan ongkos angkut harga tebus pangkalan ke agen Rp2.750,-, serta margin pangkalan Rp2.500,- sehingga HET tahun 2020 menjadi Rp18.000.

Terkait adanya SK Gubernur tersebut, maka pihaknya akan segera memfasilitasi pihak-pihak terkait untuk mengadakan rapat koordinasi mengenai HET LPG tabung 3 Kg di Kabupaten Lambar berdasarkan SK Gubernur Lampung.

“Sejauh ini untuk HET LPG 3 KG di Kabupaten Lambar belum ditentukan karena kita masih akan berkoordinasi dengan OPD terkait,” tegasnya. (lus/mlo)



Pos terkait