Diumumkan Secara Online, 990 Siswa SMA se-Pesbar Dinyatakan Lulus

  • Whatsapp
ketua MKKS SMA Kabupaten Pesisir Barat, Putrawan Jaya Ningrat.

Medialampung.co.id – Sebanyak 990 siswa kelas XII tingkat SMA se-Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dinyatakan lulus 99,89 persen yang diumumkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5) kemarin.

Ketua MKKS SMA Kabupaten Pesbar, Putrawan Jaya Ningrat, S.Pd, M.Si., mengatakan pengumuman kelulusan siswa kelas XII untuk tahun pelajaran 2019-2020 itu dilakukan secara online melalui website masing-masing sekolah untuk mencegah kerumunan siswa yang datang kesekolah dan sebagai upaya menghindari aksi corat-coret seragam sekolah serta konvoi kendaraan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya



”Pengumuman dilakukan secara online berdasarkan instruksi dari Disdikbud Provinsi Lampung untuk menghindari kerumunan siswa di sekolah dalam upaya pencegahan Covid-19,” katanya.

Dijelaskannya, secara keseluruhan jumlah siswa kelas XII yang ada di 12 SMA Negeri dan Swasta itu terdapat 991 siswa, dari jumlah itu hanya ada satu siswa yang tidak lulus karena mengundurkan diri yakni dari SMAN 1 Ngambur. Sehingga yang dinyatakan lulus sebanyak 990 siswa. Rincianya siswa jurusan IPA sebanyak 418 dan jurusan IPS sebanyak 572 siswa dengan prosentase kelulusan total 99,89 persen.

”Prosentase kelulusan siswa tidak mencapai 100 persen itu karena ada satu siswa yang dinyatakan tidak lulus, karena mengundurkan diri sebelum pelaksanaan ujian sekolah,” jelasnya.

Sedangkan, kata dia, bagi para siswa yang membutuhkan surat keterangan kelulusan sementara bisa mendownload langsung melalui website masing-masing sekolah tersebut dan siswa tidak perlu datang ke sekolah. Selain itu, terkait dengan kriteria kelulusan siswa tersebut berdasarkan dari hasil ujian sekolah dan siswa juga telah memenuhi kurikulum semester I-VI dan juga tidak ada mata pelajaran yang tidak tuntas, artinya semua mata pelajaran sudah selesai semuanya.

”Tahun ini tidak ada nilai Ujian Nasional karena dampak Covid-19, ujian nasional ditiadakan. Kelulusan siswa berdasarkan hasil rapat dewan guru di setiap satuan pendidikan, yang pasti sudah memenuhi semua kriteria,” tandasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait