DLH Pesbar Edukasi Masyarakat Tentang Sampah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari 2021 lalu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melalui Dinas Lingkungan HIdup (DLH) melakukan edukasi terhadap masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah yang ada di lingkungan rumah tangga, masyarakat dan lainnya.

Kabid Kebersihan, Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup dan Pertamanan, Ridwan Zikri, S.Km., mendampingi kepala DLH setempat, Husni Aripin, S.Ip., mengatakan salah satu upaya edukasi yang diberikan ke masyarakat yakni dengan melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan, sekaligus memilah sampah rumah tangga, baik sampah organik maupun non organik yang dapat dikelola menjadi barang yang bernilai ekonomi.

Bacaan Lainnya

Menurut Ridwan, kegiatan bersih-bersih lingkungan yang telah dilaksanakan pekan lalu dengan melakukan pemungutan sampah serentak seperti di wilayah Pasar Way Batu, lokasi eks Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Stabas dan lokasi lainnya itu merupakan salah bentuk edukasi kepada masyarakat dalam peringatan HPSN tahun 2021 yang mengusung tema sampah bahan baku ekonomi ditengah pandemi.

“Karena dalam kegiatan itu kita langsung memberikan edukasi untuk memilah sampah di Tempat Pengolahan Sampah-Reduce Reuse Recycle (TPS-3R) Pasar Way Batu Kecamatan Pesisir Tengah,” katanya, Selasa (9/3).

Dikatakannya, pengolahan sampah di TPS-3R itu masyarakat dapat memahami jenis-jenis sampah yang harus dipilah, karena semua sampah itu memiliki nilai ekonomi, salah satunya sampah organik dikelola sebagai bahan pupuk organik, selain itu juga sampah non organik bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku lainnya.

“Untuk itu kedepan kita harap agar semua lapisan masyarakat benar-benar memahami bahwa sampah yang dibuang setiap harinya itu memiliki manfaat jika dikelola dengan baik,” jelasnya.

Ditambahkannya, dengan dilaksanakannya peringatan HPSN tahun 2021 di Kabupaten Pesbar dengan memberikan edukasi ke masyarakat mengenai persampahan itu diharapkan kedepan tidak lagi ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. 

Selain itu, kegiatan yang telah dilaksanakan juga tentunya bertujuan untuk memperkuat komitmen dan peran aktif Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah menjadikan sampah sebagai bahan baku, serta diharapkan bisa membangun partisipasi masyarakat melalui pilah sampah dari rumah sebagai upaya menyediakan bahan baku.

“Selain itu juga mampu memperkuat komitmen dan peran aktif produsen maupun pelaku usaha dalam implementasi bisnis hijau (green business) dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomis,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait