Dorong KPRI Saptawa Jadi Model Daerah untuk Kebangkitan Koperasi di Lampung

  • Whatsapp
Wakil Gubernur Lampung, Nunik saat menghadiri RAT KPRI Satwa Provinsi Lampung

Medialampung.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Saptawa menjadi model (prototipe) daerah untuk membangkitkan koperasi di provinsi setempat.

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, M.Si., M.Kn., Ph.D  (Nunik) menyampaikan itu saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Saptawa Pemprov Lampung Tahun Buku 2019 di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (22/7).

Bacaan Lainnya



“Kita jadikan Koperasi Saptawa ini prototipe atau contoh untuk kita bawa ke daerah-daerah. Kita berharap dengan RAT ini menjadi momentum untuk bangkitnya koperasi di seluruh Provinsi Lampung,” ujar Nunik.

Menurutnya, keberadaan koperasi sendiri sangat bermanfaat bagi masyarakat. Namun banyak tantangan yang dihadapi seperti kesulitan koperasi di daerah yang tutup karena terjadinya persoalan dan minimnya perhatian.

“Masyarakat membutuhkan keberadaan koperasi yang sehat dan ini butuh tangan kita,” katanya.

Demi menjawab tantangan tersebut, Nunik meminta adanya upaya konkrit dari pemangku kepentingan terkait untuk membangkitkan lagi sektor koperasi di Lampung.

“Bagaimana bisa berpidato berapi-api mendukung koperasi kalau tidak ada langkah konkrit yang diwujudkan. Semua tidak hanya bisa dengan komitmen lisan namun harus dengan langkah konkret,” ujarnya.

Menurut Nunik, KPRI Saptawa bisa menjadi contoh bagi di daerah yang mampu memiliki koperasi yang sehat sekaligus memberikan manfaat.

“Karena itu, dengan semangat saya hadir di RAT ini karena berharap ini menjadi tonggak sekaligus momen agar didaerah memiliki koperasi yang sehat bisa menghadirkan manfaat,” ujarnya.

Nunik juga mendorong daerah untuk mewujudkan apa yang menjadi cita-cita Dinas Koperasi dan UKM yaitu satu desa satu koperasi.

“Banyak orang yang hari ini terjerat kesulitan dan butuh uluran tangan kita, kita coba anggaran Provinsi kalau bisa benar-benar konkrit membantu majunya Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung,” katanya.

Orang nomor dua di Lampung ini meminta kepala daerah kabupaten/kota untuk melakukan upaya konkrit mendukung koperasi.

“Tentu kita akan dorong kepada para Kepala Daerah Kabupaten/Kota tidak hanya secara lisan mendukung koperasi namun upaya yang konkrit,” tandasnya.

Pada kegiatan RAT tersebut, selain mengevaluasi kinerja dan keberhasilan Koperasi Tahun Buku 2019, sekaligus menetapkan dan mengesahkan tiga hal pokok, yaitu laporan hasil kerja pelaksanaan Tahun Buku 2019.

Kemudian, Program dan Rencana Kerja setahun kedepan serta Anggaran untuk Tahun Buku 2020 dan penetapan Pengurus KPRI Saptawa masa bakti 2020-2022.(*/mlo)



Pos terkait