Dorong Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan, BIK Dekatkan Masyarakat dengan Produk dan Layanan Keuangan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bulan Inklusi Keuangan (BIK) merupakan salah satu upaya mendekatkan masyarakat dengan produk dan layanan keuangan yang diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan. 

BIK telah ditetapkan sebagai agenda tahunan yang dilaksanakan sejak 2016 dalam rangka mendukung target inklusi keuangan tahun 2024 sebesar 90% sesuai peraturan Presiden No.114/2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) dan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian No.4/2021 tentang Pelaksanaan Strategi Nasional Keuangan Inklusif.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan dengan tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Bangkitkan Ekonomi Bangsa” bertujuan untuk mendukung pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diinisiasi oleh pemerintah untuk meminimalisir dampak pandemi Covid-19, membuka akses keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat dan mendorong pembukaan rekening, pemberian kredit/pembiayaan serta penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan serta meningkatkan pemahaman dan awareness masyarakat terhadap budaya menabung serta mempublikasikan program literasi, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen.

Sebagai wujud nyata kontribusi OJK dalam implementasi Perpres SNKI serta dalam rangka mendorong PEN, OJK bersama Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dan Kementerian/Lembaga dan stakeholder terkait baik di pusat maupun di daerah bersama-sama menyelenggarakan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan selama satu bulan yaitu mulai 1 sampai 31 Oktober 2021.

Kegiatan BIK tahun 2021 difokuskan pada Program khusus selama bulan Oktober antara lain dengan penjualan produk/jasa keuangan berinsentif melalui pemberian discount, cashback, poin, bonus atau reward kemudian Fasilitasi pemberian kredit/pembiayaan bagi masyarakat serta pelaku usaha kecil dan mikro, antara lain melalui kegiatan business matching selanjutnya Pameran jasa keuangan yang dapat dilakukan secara virtual, menyesuaikan dengan kondisi lokasi pelaksanaan kegiatan. 

Selanjutnya Pembukaan rekening, polis dan lainnya, Kegiatan edukasi keuangan antara lain melalui kegiatan webinar dan Kampanye dan publikasi program literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen secara masif.

Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung, mengadakan kegiatan Gebyar SIGER Lampung (Satukan Inklusi Keuangan Untuk Negeri) dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan yang telah diselenggarakan selama bulan Oktober 2021 dengan rangkaian kegiatan yaitu Talkshow Media.

Selain itu OJK juga melibatkan industri jasa Keuangan sebagai narasumber, kegiatan edukasi/sosialisasi melibatkan universitas/perguruan tinggi, pelaku UMKM dan masyarakat dan Kegiatan Lomba-lomba yang bertemakan Literasi dan Inklusi Keuangan melibatkan masyarakat, industri jasa keuangan, mahasiswa dan pelajar, dengan total kegiatan sebanyak 15 kegiatan. 

Sedangkan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan yang diinisiasi oleh Industri Jasa Keuangan, sebanyak 66 kegiatan. 

“Dalam acara Puncak Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2021 pada hari ini juga diselenggarakan Edukasi Keuangan oleh certified financial planner dengan tema ‘Bijak Kelola Keuangan, untuk Inklusi Negeri’ oleh Ibu Kaukabus Syarqiyah,” jelas Bambang Hermanto, Kepala OJK Provinsi Lampung. 

Selain itu, Disampaikan testimoni Keuangan yang disampaikan oleh Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Lampung, Anggota DPR RI Dapil Lampung, Anggota DPD RI Dapil Lampung, Ketua DPRD Lampung, Walikota dan Bupati di Provinsi Lampung serta debitur dan nasabah industri Jasa Keuangan. 

“Dengan testimony ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada kita mengenai literasi dan inklusi Keuangan,” tambah Bambang.

Bambang menyampaikan bahwa selama Bulan Inklusi Keuangan tahun 2021, secara nasional tercatat 2.505.608. Rekening baru dan penyaluran kredit/pembiayaan ke 801.512 debitur. 

“Pencapaian yang baik di tengah situasi yang dibayangi pandemi Covid-19 ini menjadi bukti nyata keberhasilan kita dalam beradaptasi dengan pola kerja dan pola hidup yang baru. Langkah ini sangat penting untuk mengakselerasi proses pemanfaatan produk dan layanan keuangan bagi masyarakat, demi tercapainya target inklusi keuangan yang telah ditetapkan dengan Peraturan Presiden, yaitu 90% pada tahun 2024,” pungkasnya. 

Dalam rangkaian acara juga dilangsungkan pengumuman pemenang untuk seluruh perlombaan yang telah diadakan, yaitu Lomba Short Movie untuk Umum, Lomba Debat Mahasiswa untuk Universitas/Perguruan Tinggi, Lomba Stocklab untuk Pelajar, Lomba Kreasi TikTok untuk Umum dan Lomba Podcast untuk Industri Jasa Keuangan

Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OJK Provinsi Lampung, yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2021. 

“Dengan momentum BIK 2021 ini, diharapkan Industri Jasa Keuangan dapat membuka akses Keuangan yang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Lampung, sehingga ketika masyarakat memerlukan layanan keuangan mereka dapat disediakan layanan Keuangan yang legalitasnya terjamin,” pungkasnya (*/mlo)

Pos terkait