DP2KBP3A Gelar Sosialisasi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lambar menggelar sosialisasi perlindungan tenaga kerja perempuan  dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di aula Dinas Kesehatan, Rabu (4/3/2020).

Sosialisasi yang diikuti kelompok organisasi wanita, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Lambar itu dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Wasisno Sembiring, S.E, M.P, dan nara sumber dari Dinas Penanaman Modal PTSP dan Tenaga Kerja, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), DP2KBP3A serta Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga.

Bacaan Lainnya



Ketua Panitia yang juga menjabat Kabid Pemberdayaan Perempuan Iramaza, S.E, M.M dalam laporannya mengatakan, tujuan digelarnya sosialisasi perlindungan tenaga kerja perempuan dan pencegahan KDRT tersebut yaitu meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta sosialisasi perlindungan tenaga kerja perempuan dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita berharap tersebar luasnya informasi tentang perlindungan tenaga kerja perempuan  dan pencegahan KDRT  serta meningkatnya pengetahuan pimpinan usaha dan pekerja perempuan tentang perlindungan hak tenaga kerja perempuan,” ujar Iramaza.

Selama kegiatan sosialisasi, lanjut dia, peserta diberikan materi tentang kebijakan perlindungan tenaga kerja perempuan  yang disampaikan oleh Dinas Penanaman Modal PTSP dan Tenaga Kerja, kemudian tentang pencegahan dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga yang materinya disampaikan oleh LBH Kabupaten Lambar serta mekanisme pelaporan dari DP2KBP3A dan Pemberdayaan Kesehateraan Keluarga menyampaikan materi tentang ketahanan keluarga.

Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Wasisno Sembiring dalam sambutannya mengungkapkan, kekerasan terhadap perempuan merupakan tindakan yang menghambat tercapainya kesetaraan, kemajuan dan merupakan pelanggaran terhadap kemanusiaan. “Kekerasan terhadap perempuan dapat ditemukan dimana-mana baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, masyarakat dan negara. Pelaku kekerasan terhadap perempuan beragam mulai dari perorangan, hingga kelompok kelompok tertentu dengan sasaran perempuan baik anak maupun usi lanjut termausk kaum perempaun pernyandang cacat,” ujar Wasisno.

Terkait permasalahan dan persoalan tenaga kerja perempuan dan KDRT  maka Pemkab Lambar melaksanakan sosiasasi dalam rangka memberikan pemahaman kepada peserta guna meningkatkan perlindungan terhadap perempuan. “Mari kita bersama sama mensukseskan pembangunan bagi daerah yang kita cintai ini, dengan senantiasa menerapkan aspek-aspek iklim usaha yang nyaman, mengedepankan hak hak ketenagkerjaan serta melindungi perempuan dari kekerasan dalam rumah tangga,” ungkap dia seraya menambahkan, sejumlah upaya yang dilakukan antara lain memberdayakan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi, memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dalam mewujudkan kesejahteraan serta memberikan perlindungan pada kaum perempuan dan anak dari kekerasan dalam rumah tangga. (lusi/mlo)



Pos terkait