DP2KBP3A Lambar Gelar Penyuluhan Penanggulangan Narkoba, PMS Termasuk HIV/AIDS

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (DP2KBP3A) Kabupaten Lambar menggelar penyuluhan penanggulangan narkoba,  Penyakit Menular Seksual (PMS) termasuk HIV/AIDS di Aula PKK komplek Pemkab, Kamis (5/11).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Wasisno Sembiring, S.E, M.P dan dihadiri Plt. Kepala DP2KBP3A M Henry Faisal, S.H, M.H, nara sumber dari Polres Lambar dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) , sedangkan peserta sebanyak 30 orang pelajar SMA atau sederajat di Kabupaten Lambar. 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wasisno mengungkapkan, Indonesia bebas narkoba merupakan salah satu program pemerintah dalam mewujudkan “Indonesia Sehat 2025” dan program tersebut dibuat untuk mengatasi maraknya penyalahgunaan narkoba di Indonesia. 

Ia mengungkapkan, pada tahun 2025 Indonesia mendapatkan bonus demografi, dimana Indonesia memiliki banyak kalangan pemuda. Hal ini yang harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045, dan untuk menyambut hal itu, maka Indonesi mengusung program ”Indonesia Sehat 2025”. Dimana Indonesia harus terhindar dari penyalahgunaan narkoba yang sedang menyerang  beberapa kalangan pemuda.

“Narkoba telah menjadi masalah serius. Dari sisi usia, narkoba tidak pernah memilih korbannya, mulai dari anak anak, remaja , dewasa bahkan sampai dengan lanjut usia terlebih lagi Indonesia merupakan surga peredaran narkoba. Narkoba tidak pandang bulu, menyerang siapa saja,” kata Wasisno.

Lanjut dia, penyalahgunaan narkotika dan obat obatan terlarang dikalangan generasi muda kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa dikemudian hari, karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat zat adiktif penghancur syaraf. 

Selain permasalahan narkoba, lanjut Wasisno, generasi muda saat ini juga dibayang bayangi oleh permasalahan yang cukup serius yaitu penyakit menular seksual (PMS) dan juga HIV/AIDS. Indonesia termasuk salah satu negara di Asia dengan laju perkembangan epidemi HIV tercepat. Dimana jumlah kasus HIV dan AIDS dilaporkan mengalami percepatan sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1987.

“Untuk itu, mari kita saling menguatkan komitmen dan melakukan evaluasi terhadap upaya penanggulangan yang telah dilakukan, dikarenakan remaja sangat memerlukan informasi penyakit menular seksual agar dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang PMS sehingga remaja dapat mencegah PMS dengan tidak melakukan hubungan seksual.

Kepada peserta penyuluhan, Wasisno berpesan agar mengikuti penyuluhan penanggulangan narkoba, PMS termasuk HIV/AIDS dengan serius dan tanggungjawab sehingga mengurangi resiko penyalahgunaan narkoba dan juga terhindar dari bahaya penyakit menular termasuk HIV/AIDS di Kabupaten Lambar

Sementara itu, Plt. Kepala DP2KBP3A Lambar M Henry Faisal, S.H, M.H mengungkapkan, penyuluhan penanggulangan narkoba, PMS termasuk HIV/AIDS ini merupakan salah satu upaya pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan remaja di Kabupaten Lambar.

“Diharapkan generasi muda di Kabupaten Lampung Barat dapat menjadi generasi muda yang Hebat Tanpa Narkoba dan dapat melanjutkan pembangunan Indonesia dimasa yang akan datang,” pungkas dia. (lus/mlo)


Pos terkait