DP3A Pesbar Catat 2.267 Perempuan Jadi Kepala Keluarga

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) hingga kini masih terus melakukan pembinaan terhadap perempuan yang berperan menjadi kepala keluarga atau kepala rumah tangga, yang disebabkan oleh beberapa faktor mulai dari perceraian hingga suami meninggal dunia.

Kabid Pemberdayaan Perempuan, Bambang Sugiman, S.P., mendampingi kepala DP3A Pesbar Nurkemala, S.Pd, M.M., mengatakan bahwa berdasarkan data yang ada di Kabupaten Pesbar ini untuk jumlah kepala rumah tangga perempuan itu dari 11 Kecamatan baru tercatat sebanyak 2.267 orang yang tersebar di enam Kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Keenam itu antara lain Kecamatan Bangkunat ada 419 orang, Ngaras 151 orang, Ngambur 395 orang. Krui Selatan 305 orang, Pesisir Selatan 621 orang dan Kecamatan Pesisir Tengah sebanyak 376 orang,” katanya, Kamis (15/7).

Dijelaskannya, DP3A Pesbar di tahun anggaran 2021 masih melakukan pendataan di lima Kecamatan lainnya yakni Kecamatan Way Krui, Karyapenggawa, Pulau Pisang, Pesisir Utara dan Lemong. Karena di lima Kecamatan tersebut memang belum selesai dilakukan pendataan jumlah perempuan kepala rumah tangga tersebut.

“Rata-rata untuk usia perempuan yang berperan menjadi kepala rumah tangga tersebut bervariasi baik yang masih muda maupun sudah lansia. Selain itu juga sebagian besar merupakan keluarga kurang mampu,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, dengan dilakukan pendataan tersebut juga bisa mengetahui kondisinya. Karena selain dilakukan pendataan juga sekaligus melakukan pembinaan untuk ekonomi kreatif. Dengan tujuan agar kedepan bisa diberdayakan, sehingga ekonomi maupun pendapatan keluarganya itu bisa ditingkatkan kembali. Pembinaan yang dilakukan kepada perempuan kepala rumah tangga itu seperti melalui pembinaan kerajinan untuk pengembangan pelaku usaha.

“Misalnya kerajinan pembuatan makanan dan minuman, serta usaha kerajinan lainnya, sehingga dengan dilakukan pembinaan itu mudah-mudahan perempuan kepala rumah tangga di Pesbar ini bisa mengembangkan usahanya untuk peningkatan pendapatan keluarga,” pungkasnya.(yan/d1n)


Pos terkait