DPB Pesbar Terus Bertambah Menjadi 108.652 Pemilih

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Jumlah Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) pada data pemilih perubahan bulan Oktober 2021 dari hasil rapat internal Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Jumat (29/10) lalu di kantor KPU setempat, kembali mengalami penambahan menjadi 108.652 pemilih, dari jumlah DPB sebelumnya sebanyak 108.535 pemilih.

Anggota KPU Pesbar Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Marten Efendi, mengatakan bahwa hingga kini KPU Pesbar masih terus melakukan update data pemilih berkelanjutan sebagai salah satu persiapan dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) dan juga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2024 mendatang.

Bacaan Lainnya

Selain itu juga sebagai tindaklanjut surat edaran ketua KPU RI No.366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 tanggal 21 April 2021, tentang perubahan surat ketua KPU RI No.132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 perihal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021.

“Sehingga setiap bulan jumlah data pemilih berkelanjutan di Kabupaten Pesbar ini akan terus mengalami perubahan,” katanya, Minggu (31/10). 

Dikatakannya, seperti pada data bulan Oktober 2021 jumlah DPB tersebut bertambah sebanyak 152 pemilih dari sebelumnya, sehingga total menjadi 108.652 pemilih, tersebar di 116 Pekon dan Dua Kelurahan yang ada di 11 Kecamatan, dengan rincian Kecamatan Pesisir Selatan terdiri dari 15 Pekon dengan jumlah pemilih bulan berjalan sebanyak 17.808 pemilih, Pesisir Tengah 12.749 pemilih.

“Kemudian, untuk di Kecamatan Pesisir Utara menjadi 5.790 pemilih, Karyapenggawa 10.711 pemilih, lalu Kecamatan Lemong 9.031 pemilih, Ngaras 6.363 pemilih dan Ngambur sebanyak 14.282 pemilih,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, Kecamatan Bangkunat sebanyak 17.609 pemilih, Krui Selatan 7.059 pemilih. Sedangkan, untuk Kecamatan Way Krui masih tetap yakni sebanyak 6.091 pemilih dan Pulau Pisang bertambah menjadi 1.139 pemilih. Sementara itu, dari jumlah DPB periode Oktober tersebut juga ada 35 pemilih yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) baik yang telah meninggal dunia maupun pemilih yang tidak dikenal. Sedangkan untuk jumlah perbaikan data pemilih sebanyak tujuh pemilih.

“Tentu KPU Pesbar akan terus berupaya untuk memaksimalkan data pemilih di Kabupaten Pesbar ini, sehingga kedepan jumlah pemilih nanti tidak lagi ada persoalan. DPB yang masih dilakukan ini juga untuk mempermudah dalam validasi maupun penetapan jumlah pemilih pada Pemilu ataupun Pilkada di Kabupaten Pesbar mendatang,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

Pos terkait