DPD PPNI akan Gelar Seminar dan Workshop

  • Whatsapp
Ketua DPD PPNI Kabupaten Lambar Suhendrawati, S.K.M, M.P.

Medialampung.co.id – DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lampung Barat akan menggelar seminar dan workshop perlindungan hukum bagi perawat dan strategi hukum dalam pelayanan kesehatan di era revolusi 4.0 di aula Keagungan pada Kamis (5/12) mendatang.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Lambar Suhendrawati, S.K.M, M.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini rencananya akan dihadiri sebanyak 250 peserta. Tujuannya dilaksanakannya kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan dan mengupdate ilmu pengetahuan terkait aturan keperawatan serta antisipasi agar perawat mengerti dalam menjalankan tugas karena terdapat rambu rambu yang harus dihindari dari seorang perawat.

Bacaan Lainnya



“Kegiatan ini dilakukan lebih kepada upaya untuk mengatur strategi apa yang menjadi kewenangan perawat, karena jika kita sudah tahu rambu rambu maka kita dapat menghindari hal-hal yang melanggar ketentuan,” terang Hera—sapaan  Suhendrawati.

Dalam acara itu, lanjut dia, pihaknya akan menghadirkan nara sumber Ketua DPW PPNI Dedi Afrizal S.Kep, Ns,M.H., dan Pakar Hukum Kesehatan yang juga Anggota Badan Bantuan Hukum DPP PPNI Gustafianof, S.H, M.Sc., selain itu dalam kegiatan juga akan ada bazar, serta kegiatan PPNI peduli berupa pemberian santunan dan bingkisan kepada anak yatim piatu, lansia, ibu hamil kurang energi kronis serta balita stunting.

“Seminar dan workshop ini diharapkan dapat menciptakan standarisasi dalam pemahaman perawat di dalam mengimplementasikan asuhan keperawatan di semua layanan di Kabupaten Lampung Barat sehingga hasil dari kegiatan ini dapat menciptakan pemahaman dan pengetahuan yang terstandar dalam melakukan asuhan keperawatan,” harapnya

Sebab, ia menambahkan, DPD PPNI Lambar terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas organisasi, serta memberikan semangat dan menjadi booster bagi perawat lainnya untuk tetap berkarya, serta tingkatkan senergitas dengan pemerintah melalui Dinas Kesehatan maupun fasilitas kesehatan lainnya.

“Kita berharap acara ini mendapat respon yang antusias sehingga ilmu-ilmu yang ada dapat diserap dan diimplementasikan dalam menjalankan profesi perawat,” tandasnya.(lus/mlo)



Pos terkait