DPMP Lambar Pantau Penyaluran BLT-DD di Kebuntebu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Ronggur L Tobing, S.Ip, M.Si., terjun ke lapangan melakukan pemantauan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) Tahapan III untuk Pekon Purjaya, Purawitan, Dan Tribudi Makmur, Kecamatan Kebuntebu, Selasa (7/7).

Pada kesempatan itu Ronggur, menegaskan kembali. Dalam penyaluran bantuan terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tersebut tidak ada pemotongan dalam bentuk apapun. Sehingga ia mewanti-wanti jangan sampai ada petugas melakukan pemotongan tersebut karena jelas akan disanksi secara tegas.

Bacaan Lainnya



“Bantuan tahap ketiga rata-rata mulai disalurkan, karena itu sesuai manfaatnya gunakanlah untuk kepentingan yang mendesak seperti dibelikan sembako,” ajaknya. 

Selain daripada itu meskipun sekarang memasuki masa New Normal, masyarakat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) baik masker, cuci tangan dan jaga jarak. “Tiga protap ini menjadi titik berat untuk dilakukan dalam semua aktivitas, baik dirumah, maupun diluar rumah,” jelasnya.  

Ditambahkan Kabid Pemerintahan Pekon Ruspel Gultom, S.H, M.P., hingga saat ini jumlah pekon yang telah menyalurkan BLT-DD periode Juni sekitar 60-an pekon.

“Kita berharap penyaluran ini akan secepatnya selesai, untuk wacana berikutnya, penyaluran periode kedua untuk Juli, Agustus dan September,” sebutnya. 

Yang mana saat ini tahapan penyaluran BLT-DD untuk periode Juli, Agustus, September yang besaran per-bulannya separo dari bantuan pertama yakni Rp300/bulan, untuk Petunjuk Teknis (Juknis) pelaksanaan masih menunggu surat edaran Bupati Lambar H Parosil Mabsus. 

Sementara Camat Kebuntebu Indrayani, M.Pd.,  menargetkan pekan ini semua pekon rampung menyalurkan BLT-DD ketiga, selain itu kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Anggaran Dana Desa dan Anggaran Dana Pekon (ADD-ADP) juga ditargetkan selesai dalam minggu ini.

“Tentunya harapan kami karena banyaknya ADD yang dialihkan untuk Covid-19 maka diharapkan dana dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan kepada pekon untuk terus melakukan koordinasi dengan stakeholder yang ada,” tandas pihaknya. (rin/mlo)



Pos terkait