DPMP Segera Cek Kelengkapan Aset BUMPekon Tanjungraya

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Menanggapi  gulung tikarnya kegiatan Badan Usaha Milik Pekon (BUMPekon) di Pekon Tanjungraya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) akan melakukan pengecekan aset pasca bangkrutnya kegiatan usaha yang bergerak di bidang produksi kopi siap saji tersebut.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Pathan, S.E, M.M., mendampingi kepala DPMP Yudha Setiawan, S.I.P., menerangkan bahwa selain akan melakukan pemanggilan terhadap peratin, pihaknya akan melakukan pengecekan aset BUMPekon Tanjungraya.

Bacaan Lainnya


“Besok kami akan turun mengecek aset BUMPekon Tanjungraya, apa saja yang dibeli dalam kegiatan usaha itu, kemudian kita sesuaikan dengan laporan yang mereka sampaikan,” kata dia.

Sebab, lanjut dia, meskipun kegiatan usaha itu gagal namun kelengkapan aset usaha yang dianggarkan dalam APBP harus tetap terjaga. Meskipun pihaknya tidak menampik bahwa ada beberapa anggaran yang tidak mungkin kembali seperti biaya operasional, sewa maupun gaji pengurus BUMPekon.

“Yang terpenting aset BUMPekon itu masih ada, terkait anggaran operasional dan sebagainya tentu tidak bisa kembali karena masuk dalam kerugian dan dalam sebuah kegiatan usaha itu tentu hal yang lumrah,” imbuhnya.

Kendati begitu, berkaca dari persoalan ini pihaknya mengaku akan terus berupaya memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap pengelolaan BUMPekon di Lambar,

“Tentu ini akan menjadi evaluasi, tentunya kita akan terus meningkatkan BUMPekon sebagai sumber untuk kesejahteraan dan kemandirian masyarakat pekon,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 131 pekon di Kabupaten Lampung Barat telah membentuk BUMP, namun diduga karena ketidakseriusan pengurus dan lemahnya kapasitas Sumberdaya Manusia (SDM) mengakibatkan mayoritas BUMP tidak produktif bahkan hingga gulung tikar, salah satunya yang terjadi di Pekon Tanjungraya, Kecamatan Sukau.(edi/mlo)




Pos terkait