DPO Curanmor di Ngambur Ditangkap di Jakarta

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), bersama Unit Jatanras Polres Lampung Barat (Lambar), Selasa (17/8) kemarin, berhasil mengamankan satu orang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). 

Kapolsek Bangkunat, AKP Hi.Suhairi, mendampingi Kapolres Lambar, AKBP. Hadi Saepul Rahman, S.Ik., mengatakan penangkapan pelaku DPO curanmor itu berdasarkan Laporan Polisi No.LP/B/29/II/2021/POLDA LAMPUNG/RES LAMBAR/SEK BENGKUNAT, tanggal 3 Februari 2021, dengan pelapor (korban-Red) yakni Suharyo (50) warga Pekon Bumi Ratu Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesbar.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, kejadian itu bermula pada Rabu (3/2) lalu, sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku inisial TR (25) warga Desa Kejayaan Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, yang sebelumnya terjerat kasus yang sama berhasil mencuri satu unit sepeda motor jenis Honda Beat Street warna putih Nopol T 2599 PV milik korban yang terparkir di depan masjid Baiturrahman di Pekon Bumi Ratu.

“Pelaku berhasil membawa kabur motor korban, sehingga, atas kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp13.000.000,-. Dan korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bengkunat,” katanya.

Sementara itu, pelaku yang telah ditetapkan dalam DPO Polsek Bengkunat itu Selasa (17/8) kemarin berhasil diamankan setelah serangkaian penyelidikan dengan kasus yang sama dengan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda. Dari hasil penyelidikan itu, petugas Unit Reskrim Polsek Bengkunat yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda M.Jaelani dan Unit Jatanras Polres Lambar yang dipimpin Ipda Eflan mendapatkan informasi pelaku DPO Curanmor inisial TR itu berada di Kelurahan Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat.

“Tim menuju ke lokasi persembunyian pelaku, saat penangkapan, tersangka melakukan perlawanan aktif sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,” jelasnya. 

Ditambahkannya, setelah dilumpuhkan, pelaku langsung dibawa ke Puskesmas terdekat di wilayah itu untuk dilakukan pemeriksaan secara medis, dan dibawa ke Polsek Bengkunat guna proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu barang bukti (BB) yang berhasil diamankan dari tangan tersangka yakni satu unit sepeda motor Honda Beat Street Nopol T 2599 PV berikut satu lembar STNK sepeda motor hasil curiannya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait