DPO Curat TKP Suoh Pada Januari 2020 Berhasil Ditangkap di Tangerang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Khaizar bin Ismail (Alm) warga Blok 10 Pekon Roworejo Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat, yang menjadi tersangka dalam perkara tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pemangku Way Suluh l Pekon Roworejo Kecamatan Suoh, pada Februari 2020 lalu dengan korban atas nama Chairul Ichwan bin M. Zainuri (34) warga Kelurahan Tanjung Baru Kelurahan Kedamaian Kota Bandarlampung, berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Bandarnegeri Suoh (BNS), pada Kamis malam (3/6). 

Kapolsek BNS Iptu Abu Bakar mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, SIK, MH., mengungkapkan, pihaknya yang mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka sedang berada di daerah Cikupa Tangerang, langsung membentuk tim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Doni Dermawan untuk melakukan pengecekan tentang keberadaan daftar pencarian orang (DPO). 

Bacaan Lainnya


“Pelaku diamankan atas dasar Laporan No.LP/B/29/I/2020/POLDA LAMPUNG/RES LAMBAR/SEK Sekincau Tanggal 21 Januari 2020, dan masuk Daftar Pencarian Orang No.DPO/19/VIII/2020/Reskrim tanggal 28 Agustus 2020. Tersangka bisa ditemukan dan saat akan diamankan DPO tersebut melakukan perlawanan secara aktif kemudian dilakukan tindakan tegas terukur,” ungkap Abu Bakar. 

Dijelaskan, total kerugian yang dialami korban ditaksir sebesar Rp. 21.945.000. Dalam kejadian tersebut, barang milik korban yang hilang dicuri terdiri dari satu Unit TV LED merk Akari, satu Unit Laptop merk Acer, satu Unit HP nokia, satu Unit Hp mito, satu Unit Speaker Aktif merk GMC 8976, dua dirigen obat rumput merk Roundup isi 10 liter, lima dirigen obat rumput merk gibas isi 25 liter, dua dirigen obat rumput merk tuntas isi 10 liter serta puluhan barang berharga lainnya. 

Kronologis pencurian di rumah korban tersebut yakni pada Rabu tanggal 15 Januari 2020 sekitar pukul 09.00 WIB korban meninggalkan rumah untuk pergi ke rumah orang tua istri saksi yang beralamat di Desa Talang Padang Kabupaten Tanggamus. 

Lalu pada hari selasa tanggal 21 Januari 2020 sekira pukul 07.00 WIB korban mendapatkan telpon dari saksi jika rumahnya sudah di bobol oleh seseorang. 

“Setelah mendapatkan informasi tersebut saksi langsung menuju rumahnya untuk memastikan kebenarannya, sesampainya disana rumahnya sudah dikerumuni warga dan benar rumah saksi sudah di bobol oleh seseorang, setelah itu korban mengecek keadaan rumah lalu dan melihat pintu belakang terbuka dan ada juga bekas congkelan benda tajam dan pintu kamar terbuka dan ada juga bekas congkelan benda tajam,” imbuhnya. (nop/mlo)




Pos terkait