DPO Terakhir Begal yang Tewaskan Mahasiswa Akhirnya Ditangkap

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres Lampung Tengah untuk membekuk buronan begal (curas) yang menyebabkan korbannya seorang mahasiswa Jurusan Elektro Fakuktas Teknik Unila tewas pada 2015.

Satreskrim Polres Lamteng membekuk Dodi Saputra (22), warga Desa Gunungsugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Jumat (12/3) sekitar pukul 21.00 WIB.

Bacaan Lainnya


Kasatreskrim Polres Lamteng AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro menyatakan bahwa tersangka masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan lima rekannya sudah tertangkap lebih dahulu.

“Ini tersangka terakhir. Lima rekannya sudah ditangkap lebih dahulu. Kita tangkap di simpang Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumiratunuban, Lamteng. DPO ini cukup licin,” katanya.

Dalam penangkapan, kata Edi, tersangka berusaha melawan dengan merebut senjata petugas. “Sempat bergulat karena tersangka ini melawan merebut senjata petugas. Sesuai SOP, kita lakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan tersangka. Sekarang sedang dalam perawatan,” ujarnya.

Peristiwa pembegalan ini, kata Edi, ketika korban alm. Arif Erlangga (21), warga Kampung Kotagajah, Kecamatan Kotagajah, Lamteng, mengendarai motor Honda BeAT BE 3264 I warna putih hendak ke Bandarlampung dipepet enam tersangka.

“Di perjalanan, tepatnya di Bulakan Bedeng V, Jalan Raya Trimurjo, korban dipepet enam tersangka yang juga mengendarai dua motor. Korban ditendang dan terjatuh, Senin (18/5/2015) sekitar pukul 22.20 WIB. Korban melawan ditusuk di bagian dada sebelah kanan dua kali dan ada salah satu tersangka melakukan penembakan. Korban tersungkur dan motornya diambil. Korban ditemukan warga dan dibawa ke RS Mardi Waluyo Metro. Sayang, nyawanya tak tertolong dan korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Edi, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP. “Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara,” tegasnya. (sya/mlo)




Pos terkait