DPRD Harapkan, OPD Terkait Pantau Ketersediaan Kebutuhan Pokok di Pasar

  • Whatsapp
Anggota DPRD Tanggamus Irsi Jaya.

 Medialampung.co.id – Anggota Komisi II DPRD Tanggamus Irsi Jaya meminta Pemkab Tanggamus melalui dinas terkait terjun  langsung ke pasar tradisional untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok mengingat saat ini sudah masuk 19 Ramadhan artinya sudah mendekati Idul Fitri. 

Menurut Irsi Jaya, pemantauan harga secara langsung perlu dilakukan sehingga dapat diketahui harga riil kebutuhan pokok yang dijual oleh pedagang di pasar tradisional. 

Bacaan Lainnya



“Pihak terkait seperti Diskoperindag, Bagian Ekobang, Dikses dan aparat terkait harus terjun ke pasar, cek harga kebutuhan pokok, jangan sampai ada permainan harga, kan kasihan masyarakat disaat kondisi pandemi Corona yang serba kesusahan, “ujar Irsi, Selasa (12/5).

Dilanjutkan Irsi bahwa, selain harga yang tak kalah penting adalah stok kebutuhan pokok, karena sesuai hukum pasar, permintaan tinggi dan barang terbatas maka harga otomatis naik. 

“Menjelang Idul Fitri jangan sampai barang kebutuhan pokok susah didapatkan, sebab itu memicu kenaikan harga, ini harus diantisipasi jauh-jauh hari, “tegas Politisi PPP itu. 

Selain harga dan stok kebutuhan pokok, Irsi juga meminta OPD terkait untuk berkoordinasi dengan BPOM untuk mengecek penjualan daging sapi, kerbau dan ayam. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak ada oknum nakal pedagang yang menjual daging tidak layak konsumsi atau dioplos dengan daging babi seperti yang terjadi di Bandung. 

“Saat terjun ke pasar, tim pemkab juga harus menggandeng pihak BPOM untuk mengecek penjualan daging jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan mencampur dengan daging babi atau daging sapi gelonggongan, begitu juga dengan harga jangan sampai mencekik, harus sesuai kalaupun naik ya wajar saja jangan sampai melebihi kemampuan masyarakat, “pungkas Irsi.

Sementara, Kasubag Perekonomian, Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus, Faisal Burmelli mengatakan bahwa untuk pemantauan harga harga Kebutuhan pokok dan juga ketersediaannya tetap dilakukan .

“Harga dan ketersediaan barang tetap kami pantau karena kami juga khawatir adanya gejolak harga. Adapun harga kebutuhan pokok saat ini memang sempat ada kenaikan harga namun tidak terlalu tinggi, sekarang malah banyak yg turun seperti ayam dan cabai, begitupun stok masih dirasa aman, “ujar Faisal mewakili Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus, Firma Linda. 

Kemudian saat disinggung kapan tim gabungan akan turun dengan menggandeng BPOM, Faisal mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan dan OPD terkait lain. 

“Tim gabungan segara turun, tentunya harus menyesuaikan jadwal dulu dengan OPD lain. Lalu untuk BPOM, itu mereka punya jadwal sendiri kapan ke Kabupaten/kota,”ujar Faisal. (rnn/ehl/mlo)



Pos terkait