DPRD Kota Bandarlampung Sesalkan Ketidakhadiran Camat Enggal dan Lurah Tanjung Karang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua Komisi I DPRD Kota Bandarlampung, Hanafi Pulung, menyesalkan ketidakhadiran Camat Enggal Samsu Rijal dan Lurah Tanjung Karang Juani dalam rapat dengar pendapat atau hearing terkait dugaan pemalsuan tanda tangan karena adanya instruksi Walikota Bandarlampung Eva Dwiana  

Karena ketidakhadiran pihak camat dan lurah terkait, Hearing dengan Komisi I di Ruang Fraksi Nasdem hingga pukul 10.00 WIB berakhir tanpa kesimpulan apapun.

Bacaan Lainnya


Pertemuan tersebut hanya dihadiri anggota Komisi I dan dua dari tiga Ketua RT di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Enggal, yang diberhentikan sepihak oleh Lurah Juaini tanpa alasan yang jelas 

“Nggak ada kesimpulan, kita panggil ulang. Lurahnya nggak hadir. Saya konfirmasi dengan Camat (Enggal) tadi, kata Camat dia diinstruksikan Walikota jangan menghadiri (hearing) ini karena diselesaikan di internal pemerintahan dulu,” ucap Hanafi Pulung.

Seharusnya, lanjut dia, penyelesaian dugaan pemalsuan tanda tangan Camat Enggal tidak cukup hanya di internal eksekutif saja tapi ini menjadi persoalan kami juga yudikatif. 

“Kami ini kan wakil rakyat, membela hak-hak rakyat yang merasa dirugikan. Sekarang kita bicara ada tiga Ketua RT yang diberhentikan secara ilegal tanpa alasan jelas. Itu kan arogansi, otoriter, semau lurahnya,” imbuhnya 

“Ada nggak aturan yang memberhentikan Ketua RT semena-mena dengan memalsukan tanda tangan Camat. Berarti kan nggak sah,” tegas Hanafi.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai seharusnya Camat Enggal Samsu Rijal menuntut tanda tangannya yang dipalsukan dan membuat laporan ke pihak berwajib karena ada unsur pidananya. 

“Itu pidananya jelas. Jadi kita akan panggil ulang, seluruh anggota Komisi I merasa kecewa dengan ketidakhadiran mereka tanpa alasan yang jelas,” sesal dia.

Hanafi berharap, baik Pemkot maupun DPRD, bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

“Ini sudah ada surat pemanggilan dari kita ke pihak yang bersengketa, tapi malah kita komisi I tidak dihargai oleh aparatur negara dalam hal ini Lurah dan Camat,kata Hanafi. 

“Sebagai wakil rakyat adalah tugas kami menindaklanjuti aspirasi rakyat, termasuk pemecatan ketiga RT yang sangat tendensius sekali,” tandasnya.(*/mlo)




Pos terkait