DPRD Kota Bandarlampung Soroti Penanganan Sampah yang Tumpang Tindih

  • Whatsapp
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandarlampung Agus Djumadi

Medialampung.co.id – Persoalan sampah yang ada di Kota Bandarlampung menjadi perhatian khusus fraksi PKS dari Komisi II DPRD Kota Bandarlampung yang membidangi soal pengelolaan sampah.

Ketua Fraksi PKS, Agus Djumadi mengatakan, persoalan sampah harus menjadi perhatian karena jika dilihat sekarang tupoksinya sudah tumpang tindih antara PD Kebersihan dan Dinas Lingkungan Hidup.

Bacaan Lainnya



Lanjut dia, sebenarnya tupoksinya harus ke PD Kebersihan agar bisa lebih optimal dalam penanganan dan pengolahan semua jenis sampah. 

“Jadi yang bertanggung jawab soal sampah ini nantinya PD Kebersihan lah yang harus diberikan kewenangan untuk mengelola sampah rumah tangga dan industri,” tegasnya

Pihaknya akan membahas bersama dengan DLH dan PD Kebersihan agar bisa bersinergi dalam pengelolaan sampah di Kota Bandarlampung.

Menurut Agus, ia bersama rekan-rekan legislatif sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan Perda No.5/2015 tentang pengelolaan sampah.

“Dari penelusurannya  masih banyak tempat sampah yang tidak layak dan tempat lokasi pembuangannya harus di evaluasi lebih lanjut karena berdekatan dengan penduduk sekitar, sehingga kita minta agar DLH memperhatikannya,” ujarnya 

“Jangan sampai, setelah kami sudah sosialisasi ke masyarakat, justru lokasi penempatan sampahnya  tidak tepat makanya, untuk pengadaan kontainer sampah ini juga menjadi sorotan kami,” ujarnya.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandarlampung ini akan membahas persoalan tersebut di tingkat fraksi.

“Ya, nanti kita coba berbicara di fraksi kami, untuk dibahas lebih lanjut. Persoalan sampah dan tempat pembuangan sekaligus soal kontainer yang harus disediakan berapa untuk masing-masing kecamatan,” tambahnya.

Sementara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di tahun 2020 ini mendapat anggaran pengadaan kontainer sampah 30 unit dengan pagu Rp990 juta.

Dalam lelang pengadaan barang itu, dimenangkan oleh CV Sanja Cipta Perkasa dengan nilai negosiasi sebesar Rp971.508.000.(*/mlo)



Pos terkait