DPRD Lambar Minta Anggaran untuk Disporapar Ditinjau Ulang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lambar Erwansyah meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah  agar meninjau ulang rencana mengalokasikan Dana Insentif Daerah (DID) kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) untuk peningkatan sarana dan prasarana objek wisata.

“Semua harus terukur terutama untuk Disporapar menurut saya kurang pas anggaran DID diberikan kepada Disporapar untuk peningkatan sarana dan prasarana pariwisata pada objek wisata Temiangan Hill dan Suoh. Apalagi saat ini kondisinya masih ada wabah Covid-19, jadi saya minta ini ditinjau ulang,” kata Erwansyah pada saat pembahasan rancangan APBD perubahan 2020 antara Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan OPD terkait di Ruang Sidang Marghasana DPRD, Senin (21/9).

Bacaan Lainnya



Dia mempertanyakan, seberapa pentingnya peningkatan sarana prasarana sektor pariwisata di tengah pandemik Covid-19 karena jangan sampai sektor wisata ini justru menambah kasus Covid-19 di Kabupaten Lambar. 

“Saya minta pengalokasian DID untuk Disporapar ditinjau ulang karena kurang pas serta perlu dipertanyakan seberapa besar mendongkrak dan manfaat peningkatan sarpras di dua objek pariwisata itu untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di tengah suasana pandemi Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si mengungkapkan, dari jumlah DID tambahan periode kedua  tahun 2020 sebesar Rp12,5 miliar yang akan diterima Kabupaten Lambar.

Dana itu rencananya sekitar Rp852.200.000 akan dialokasikan kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata untuk peningkatan fasilitas objek wisata Temiangan Hill dan Suoh.

“Untuk Temiangan Hill rencananya akan ada pembangunan sumur bor, paving block, Culinary Booth, jaring pengaman dan Lightbox, sedangkan di Suoh berupa gazebo, guest house, ruang ganti, kios jajanan wisata Suoh enam unit, mesin diesel kapal, dermaga kayu dua unit dan Lightbox,” kata Okmal 

Kepala Disporapar Tri Umaryani menambahkan, anggaran DID untuk di Disporapar rencananya akan dialokasikan untuk kegiatan peningkatan fasilitas objek wisata pariwisata di Temiangan Hill dan Suoh dalam rangka reaktivasi pariwisata. Dimana sektor pariwisata merupakan sektor yang paling terkena dampak akibat adanya Covid-19 dan terjadi penurunan secara drastis. 

“Saat ini untuk pariwisata, kita fokus wisata domestik dengan upaya penambahan fasilitas fasilitas destinasi dengan harapan akan meningkatnya jumlah pengunjung dan kepercayaan masyarakat dan pada akhirnya diharapkan akan menambah pendapatan masyarakat,” pungkas Tri. (lus/mlo)



Pos terkait