DPRD Lamsel Bakal Kawal Perbaikan Mapolsek Candipuro

  • Whatsapp
Wakil Ketua II DPRD Lamsel, Agus Sutanto

Medialampung.co.id – Pembakaran Mapolsek Candipuro oleh masyarakat sekitar, mengundang perhatian dari DPRD Lampung Selatan (Lamsel).

Wakil Ketua II DPRD Lamsel, Agus Sutanto mengatakan, rusaknya kantor Mapolsek, akan sangat berpengaruh terhadap pelayanan, jika Bupati Lamsel akan menganggarkan pembenahan Mapolsek Candipuro, dirinya akan siap mengawal prosesnya.

Bacaan Lainnya

“Kalau Mapolseknya terbakar, otomatis akan mengganggu pelayanan masyarakat. Nanti, saya akan koordinasi dengan Bupati untuk segera menganggarkan pembangunan Mapolsek. Mudah-mudahan secepatnya akan terlaksana,” ungkap Agus yang merupakan Dapil Candipuro ini, Rabu (19/5).

Warga Desa Rawaselapan Kecamatan Candipuro Lamsel ini menambahkan, berdasarkan dari keterangan yang Ia terima, aksi pembakaran mapolsek tersebut merupakan sikap frustasi masyarakat atas maraknya aksi curanmor dan pembegalan di wilayah kecamatan mereka yang telah berlangsung sejak bertahun-tahun lamanya. 

“Akumulasi atas kondisi yang selama ini dialami oleh masyarakat. Terakhir, dari beberapa hari menjelang puasa hingga beberapa hari setelah lebaran, tindakan begal dan rampok makin merajalela dengan melakukan aksinya di siang hari bolong dengan menggunakan senjata api rakitan. Bahkan salah satu warga terkena tembakan salah satu pelaku,” imbuhnya.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, jumlah personil polsek hanya 19 orang dengan jumlah penduduk sekitar kurang lebih 50 ribu warga. Artinya, 1 personil berbanding dengan 2.600 warga. 

“Idealnya jumlah personil di Polsek Candipuro ini minimal sekitar 30 orang. Lebih, lebih baik. Karena jika dilihat potensi angka kriminalitas dan wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lampung Timur, wajar jika jumlah personil di polsek lebih banyak jika dibandingkan dengan polsek-polsek lainnya,” harap Agus. 

Dengan penambahan personil, sambung dia, diharapkan intensitas patroli oleh personil polsek dapat ditingkatkan guna antisipasi mencegah terjadinya tindak kriminalitas. 

“Kami di Dewan nanti pun akan mendorong pemkab untuk mengaktifkan kembali pos-pos ronda yang nantinya akan bersinergi dengan patroli dari aparat keamanan. Bagaimanapun juga, masalah keamanan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab aparat, namun menjadi tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.


Pos terkait