DPRD Lamteng Sepakat Bahas LPPA TA 2019 di Banang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) TA 2019. Dalam LPPA disampaikan tiga sumber pendapatan Pemkab Lamteng, yakni pendapatan Asli daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah.

Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto mengatakan secara keseluruhan capaian realisasi PAD Lamteng sebesar Rp2.588.849.568.438,37.

Bacaan Lainnya



“Rinciannya PAD dari pajak, retribusi, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah sesuai LRA terealisasi Rp193.634.175.310,21. Kemudian pendapatan transfer yang terdiri atas bagi hasil pajak, bagi hasil SDA, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana penyesuaian, alokasi dana desa/kampung, dan pendapatan bagi hasil pajak dari provinsi sesuai LRA terealisasi Rp2.251.406.005.749,11. Lalu lain-lain pendapatan daerah yang sah sesuai dengan LRA terealisasi sebesar Rp143.809.387.379,05,” katanya.

Belanja daerah, kata Loekman, terdiri atas belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, belanja transfer bagi hasil pendapatan, dan belanja transfer bantuan keuangan terealisasi sebesar Rp2.529.103.615.744,36.

“Pembiayaan netto Lamteng TA 2019 terealisasi Rp140.264.890.282,15. Dari hasil surplus antara pendapatan dengan belanja dan pembiayaan bersih maka diperoleh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) TA 2019 sebesar Rp200.010.842.976,16,” ujarnya.

Dari laporan ini, Ketua DPRD Lamteng Sumarsono didampingi Wakil Ketua I Yulius Heri Susanto dan Wakil Ketua III Muslim Anshori menawarkan kepada anggota DPRD apakah akan dibentuk panitia khusus (Pansus).

“Dengan telah disampaikannya LPPA oleh bupati, saya tawarkan apakah akan dibentuk pansus?” tanyanya.

Kemudian M. Ghofur dari Fraksi PKS menanggapi hal ini.

“Izin, ketua. Dikarenakan keterbatasan anggaran, lebih baik tidak dibentuk pansus. Langsung saja dibahas di Badan Anggaran (Banang),” tanggapan ini langsung direspons setuju oleh anggota DPRD lainnya. (sya/mlo)



Pos terkait