DPRD Metro Apresiasi Kinerja Kampung Tangguh Mandiri

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengapresiasi langkah masyarakat RW 08 Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur dalam membentuk Kampung Tangguh Mandiri (New Normal Life) penanggulangan Covid-19.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda. Menurutnya, kampung tangguh mampu memposisikan diri menjadi kampung yang juga mandiri terhadap pangan.

Bacaan Lainnya



“Kampung tangguh yang dilakukan oleh teman-teman Tejo Agung bersama TNI, Polri, Camat dan Lurah itu keren banget. Hari ini yang dibutuhkan oleh masyarakat adalah motivasi untuk kembali kedalam kehidupan normal dalam konsep New Normal atau budaya baru dengan bermasker, menjaga jarak dan lainnya. Kampung Tangguh ini kita harapkan juga mulai menggeser menjadi mandiri pangan. Daerah yang mandiri pangan itu dengan konsep urban farming tidak sekedar mencukupi kebutuhan pribadi tapi juga dapat menghasilkan uang,” ucapnya, Jumat (17/7).

Wanita yang juga merupakan Ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Kota Metro tersebut berharap, masyarakat setempat dan mahasiswa KKN Institut Pertanian Bogor (IPB) dapat berkolaborasi mengelola lahan kosong menjadi demplot urban farming.

“Tadi ada teman-teman KKN dari IPB yang anaknya pintar-pintar sekali, dengan konsep yang sudah matang berkenaan dengan kemandirian dan kedaulatan pangan, maka kita berharap teman-teman mahasiswa IPB bisa mendampingi masyarakat di Tejo Agung. Bagaimana mengelola lahan sempit di halaman rumah warga menjadi isi kantong. Bukan sekedar menjadi konsumsi di dapur, jadi halamanku isi sakuku,” ujarnya.

Sementara, Ketua RW 08 Kelurahan Tejo Agung Heni Kusumawati menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan semua pihak dalam mewujudkan Kampung Tangguh Mandiri.

“Di kampung tangguh ini juga masyarakat produktif memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit. Kita sudah mulai menerapkan urban farming. Kita sangat senang sekali dari DPRD dan pemerintah daerah telah mensupport, karena itu yang dibutuhkan warga. Dan yang akan kita lakukan kedepan di sektor ketahanan pangan adalah menjual media tanam yang akan berkelanjutan maka masyarakat dapat memiliki pemasukan,” paparnya.(pip/mlo)



Pos terkait