DPRD Pesbar Setujui Ranperda RPJMD 2021-2026

Medialampung.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggelar rapat paripurna persetujuan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026, yang dilaksanakan di ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP) gedung DPRD setempat secara zoom meeting, Kamis (14/10).

Paripurna yang dihadiri 21 dari 25 anggota dewan itu dipimpin oleh Ketua DPRD Pesbar Nazrul Arif, didampingi Wakil Ketua I Piddinuri, serta diikuti secara zoom meeting oleh Bupati Pesbar Dr.Drs.Hi. Agus Istiqlal, S.H, M.H., Wakil Bupati A.Zulqoini Syarif, S.H., Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda serta pihak terkait lainnya.

Bacaan Lainnya


Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Pesbar, Khoiril Iswan, dalam laporannya menyampaikan Bapemperda DPRD minta agar ada data terbaru yang tertera dalam RPJMD 2021-2026, karena itu disarankan untuk diperbaiki. Mengingat, data yang ada di RPJMD tahun 2021-2026 dengan data real di lapangan terlalu berbeda.

“Seperti data pada bidang pendidikan yakni mengenai jumlah sekolah dari tingkat TK/PAUD sampai Sekolah Menengah Umum, dan terkait dengan data tenaga pendidikan dari tingkat TK/PAUD sampai Sekolah Menengah Umum,” katanya.

Untuk itu, kata dia, hendaknya berkoordinasi dengan Dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyajikan data yang terbaru dan mendekati kebenaran. Selain itu, data sungai dan data Daerah Aliran Sungai (DAS), berkenaan dengan letak dan lokasi sungai dan DAS yang masih belum tepat hendaknya berkoordinasi dengan Balai Besar Way Sekampung (BBWS) dan BPS untuk menyajikan data yang tepat dan akurat.

“Sedangkan, berkaitan dengan jumlah sebaran objek wisata di setiap kecamatan juga masih belum sesuai dengan kondisi yang ada. Termasuk fasilitas dan sarana yang tersedia, untuk itu mohon data yang disajikan adalah data yang terbaru,” jelasnya.

Ditambahkannya, berkaitan dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pesbar diharapkan meningkat dalam RPJMD tahun 2021-2026, dan harus lebih meningkatkan kreativitas di berbagai sektor yang ada. Bapemperda DPRD Pesbar menyarankan agar data jumlah pondok pesantren dan jumlah ulama yang ada di Kabupaten Pesbar ini dapat dimasukan dalam data RPJMD tahun 2021-2026.

“Karena hal itu sangat bersesuaian dengan motto Kabupaten Pesbar yaitu Negeri Para Saibatin dan Negeri Para Ulama,” katanya.

Sementara itu, Bupati Pesbar Agus Istiqlal, dalam sambutannya mengatakan seluruh rangkaian penyusunan Ranperda RPJMD itu secara umum telah berjalan  lancar, kondusif dan tepat waktu. Untuk itu, dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota Bapemperda DPRD Pesbar yang telah membahas Ranperda RPJMD itu.

“Rekomendasi serta saran perbaikan yang telah disampaikan akan menjadi materi perbaikan bagi seluruh tim penyusun ranperda RPJMD,” tandasnya. (yan/d1n/mlo)


Pos terkait