DPRD Pringsewu Pertanyakan Kejelasan Galian Tanah di Pajaresuk

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Komisi 1 DPRD Pringsewu meminta kejelasan terkait galian tanah di Kelurahan Pajaresuk Kecamatan Pringsewu.

Ketua komisi 1 Sagang Nainggolan mengatakan, dari aspirasi warga yang berkembang warga berharap bahwa Pemerintah tidak berpihak kepada para pengusaha.

Bacaan Lainnya

“Warga berharap ada tindakan tegas,” ungkapnya.

Sagang mengatakan, perwakilan warga sebelumnya telah menyampaikan beberapa tuntutan. Antara lain, membuat pagar pembatas di sepanjang jurang untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Kemudian membuat trap-trap (bertingkat) guna mengantisipasi Longsor.

“Komisi 1 juga telah melakukan rapat dengar pendapat dengan Dinas Perizinan, Lingkungan Hidup, Badan Hukum,dan satpol PP,” bebernya.

Terkait hal ini menyisakan pertanyaan bagi politisi partai Golkar tersebut. Mengingat galian tersebut sudah berlangsung selama 6 bulan dan lokasinya berada di sebuah kelurahan, apakah pemerintah tidak mengetahuinya.

Selanjutnya, dirinya mempertanyakan langkah apa yang akan dilakukan Pemerintah, apakah cukup dengan memberhentikan Penggalian? Hal ini yang memunculkan kecurigaan warga ada main mata dengan oknum dalam hal penggalian tersebut. Termasuk bagaimana Konsekuensi dari galian tersebut, mengingat disamping merusak lingkungan juga berdampak Resiko.

“Dimana akibat galian tersebut terjadi jurang yang kedalamannya sampai 15 m, yang sangat beresiko,” jelas Sagang Nainggolan.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pringsewu, Hendrid menyatakan, terkait galian tersebut pihaknya telah mengambil langkah.

“Sudah ada pertemuan dan kesepakatan warga dan pihak yang menggali tanah,” akunya.

Diantaranya menghentikan penggalian, memberikan pagar di sekitar galian agar tak membahayakan. Kemudian juga melakukan penghijauan di sekitar lokasi. (sag/mlo)


Pos terkait