DPRD Tanggamus Setujui Ranperda Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah

  • Whatsapp
Juru Bicara Banperda DPRD Tanggamus Edy Yalismi membacakan laporan hasil pembahasan Banperda terhadap rancangan perda pengarustamaan gender dalam pembangunan daerah, Kamis (1/7)

Medialampung.co.id – DPRD Tanggamus menyetujui rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah. Hal tersebut diputuskan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Kamis (1/7).

Rapat paripurna yang dihadiri 33 Anggota DPRD Tanggamus tersebut dilaksanakan secara virtual. Anggota DPRD dari gedung DPRD, sementara Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Wabup Tanggamus Hi. A. M. Syafii, Sekda Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis dan jajaran Forkopimda mengikuti jalannya rapat dari rumah dinas bupati Tanggamus.

Bacaan Lainnya

Juru bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Banperda) DPRD Kabupaten Tanggamus Edy Yalismi dalam laporan hasil pembahasan menyampaikan bahwa ada sejumlah pasal yang diubah untuk penyempurnaan ranperda, diantaranya ketentuan pasal 4 diubah, sehingga Pasal 4 selengkapnya sebagai berikut, ruang lingkup pengarusutamaan gender meliputi seluruh perencanaan,penyusunan,pelaksanaan, pelaporan, pemantauan dan evaluasi kebijakan dan program pembangunan daerah. 

Kemudian ketentuan Pasal 14 ayat 3 diubah, sehingga sebagai berikut, Pasal 14 ayat 3 menjadi pelaksanaan tugas focal point pengarusutamaan gender sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dikoordinasikan oleh pejabat pada setiap OPD yang membidangi tugas pemberdayaan perempuan.

“Lalu ketentuan pasal 22 diubah, sehingga pasal 22 selengkapnya sebagai berikut, pada saat peraturan daerah ini diundangkan kepada pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, pemerintahan pekon, setiap pelaku usaha, perguruan tinggi dan lembaga masyarakat lainnya dalam kegiatan pengarusutamaan gender berpedoman pada peraturan daerah ini,” ujar Edy Yalismi.

Dalam kesempatan tersebut, Banperda DPRD juga menyampaikan saran kepada bupati Tanggamus untuk segera menyampaikan rancangan perda kepada Gubernur Lampung sebagai wakil pemerintah pusat paling lambat tiga hari terhitung sejak menerima rancangan perda dari pimpinan DPRD Tanggamus.

“Setelah peraturan daerah ini disahkan, diharapkan kepada Bupati Tanggamus melalui perangkat daerah terkait untuk segera menyusun aturan pelaksanaannya berupa peraturan bupati dan atau keputusan bupati,” pungkas Edy Yalismi.

Sementara Bupati Tanggamus, Hj Dewi Handajani dalam pendapat akhirnya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Tanggamus yang telah membahas dan menyetujui ranperda menjadi peraturan daerah. 

“Pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah, perlu dibuatkan perda, karena persamaan kedudukan antara laki-laki dan perempuan telah dijamin di dalam undang-undang dasar pasal 27 ayat 1 yang menyatakan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan, wajib menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Pemerintah Indonesia juga telah meratifikasi konvensi perempuan di Beijing Tahun 1995, namun hingga saat ini perempuan masih mengalami diskriminasi hampir di segala bidang kehidupan,” kata bupati.

Bupati berharap dengan adanya perda pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah bisa menjadi langkah awal untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Saya juga mengajak kepada kita semua untuk terus berikhtiar membangun daerah yang kita cintai, kita harus tetap bersatu, bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik, untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah,” pungkas bunda Dewi.(ehl/rnn)


Pos terkait