DPUPR Lambar Realisasikan Program Pamsimas di Delapan Titik

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun anggaran 2021 ini menyasar delapan pekon di Kabupaten Lampung Barat. 

Delapan Pamsimas tersebut, lima diantaranya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan tiga lainnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Bacaan Lainnya

Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Lambar Ahmad Ahnuh, ST., mengungkapkan, tahun 2021 ini merupakan tahun terakhir adanya program Pamsimas dan pada tahun 2022 mendatang program tersebut sudah tidak ada lagi. 

“Alhamdulillah untuk tahun terakhir program Pamsimas ini ada lima titik yang dibiayai APBN dan tiga titik dibiayai oleh APBD, dan hingga berakhirnya program Pamsimas ini total Pamsimas yang dibangun di Lambar telah lebih dari 50 titik,” ungkap Ahmad Ahnuh mewakili Kepala DPUPR Ir. Sudarto, Selasa (5/10). 

Dijelaskan, delapan titik pada tahun 2021 ini yakni untuk yang bersumber APBN itu di Pekon Srimenanti dan Pekon Sukajadi Kecamatan Airhitam, Pekon Batu Api dan Pekon Mekarsari Kecamatan Pagardewa dan Pekon Lumbokselatan Kecamatan Lumbokseminung. 

“Kemudian untuk yang bersumber APBD itu berada di Pekon Sukamakmur Kecamatan Belalau, Pekon Srimenanti dan Pekon Mutar Alam Kecamatan Waytenong,” kata dia. 

Delapan titik tersebut, kata dia, diprioritaskan pada titik yang tidak terjangkau pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Khusus untuk lima pekon yang bersumber APBN itu merupakan reward dari pemerintah pusat karena sebelumnya mereka telah mendapatkan program serupa dan dirawat dengan baik. 

“Untuk pembangunannya dilakukan dengan swakelola oleh Pokmas (Kelompok Masyarakat), jenis pembangunannya mulai dari bak saring, jaringan pipa hingga saluran ke rumah, namun total dana yang diberikan realisasinya lebih besar, karena adanya swadaya masyarakat, jadi tidak hanya mengandalkan anggaran yang diberikan pemerintah,” bebernya. 

Sementara disinggung soal besaran bantuan langsung masyarakat (BLM) yang diberikan itu bervariasi, untuk bersumber APBD itu berkisar Rp190 juta dan untuk bersumber APBN berkisar Rp240 juta. 

“Sejauh ini keberadaan Pamsimas sudah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan tentunya kita berterimakasih kepada pemerintah pusat yang selama ini menjadikan Lambar sebagai sasaran dari program tersebut,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait