dr. Nofli Beberkan Riwayat Penambahan Kasus Covid-19 di Pringsewu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pasien positif Covid-19 Pringsewu bernomor P71 (60) yang meninggal dunia terdiagnosa memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Pada 24 November lalu, menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pringsewu, dr. Nofli Yurni di dampingi Kadis Kominfo Samsir Kasim, warga Kecamatan Ambarawa itu mengalami stroke disertai penurunan kesadaran.

Bacaan Lainnya


“Saat dilakukan pemeriksaan CT scan hasilnya stroke hemoragik. Pasien mengalami sesak nafas dan kondisinya lemah,” jelas dr. Nofli. 

Lanjutnya, keesokan harinya hasil TCM Swab terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD Pringsewu.

“Namun pada 25 November pukul 23.00 WIB pasien tersebut meninggal dunia,” jelasnya. 

Dari data yang di miliki GTPP, P71 tak bekerja selain itu juga tidak memiliki riwayat keluar daerah, namun anaknya yang bekerja sebagai perawat home care di Jakarta beberapa kali pulang.

Selain P71, dikatakan dr. Nofli juga ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Yakni P70 Y (54) warga Kecamatan Pringsewu. Yang bersangkutan 19 November mengeluh nyeri ulu hati, mual muntah,  batuk,demam dan berobat ke RS Surya Asih Pringsewu. Kemudian pukul 23.00 WIB dirujuk ke RSUD Pringsewu.

“Untuk penanganan lebih lanjut kemudian di rapid test, hasilnya non reaktif dengan riwayat penyakit pneumonia,” bebernya. 

Selanjutnya pasien di Swab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saat ini menjalani isolasi di RSUD Pringsewu,” tambahnya.

Sedangkan P72 (58) warga Pringsewu Selatan merupakan hasil tracing P64. Mengeluhkan demam, batuk dan mual mendatangi Puskesmas Pringsewu.

Kemudian 26 November dilakukan Swab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid 19.

“Kondisinya gejala ringan dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya,” pungkas dr. Nofli. (sag/mlo)




Pos terkait