Dua Hari Terakhir, Covid-19 di Lambar Bertambah 60 Kasus

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Dalam kurun waktu dua hari terakhir, Rabu-Kamis (11-12/8) terkonfirmasi coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat bertambah sebanyak 60 kasus yang berasal dari sejulah kecamatan di Lambar. Sebagian besar masyarakat yang terpapar Covid-19 tersebut itu karena kurangnya menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH., mengungkapkan, untuk penambahan 60 kasus baru tersebut rinciannya, sebanyak 32 kasus dirilis Rabu dan 28 kasus dirilis pada Kamis.

Bacaan Lainnya

”Untuk 32 kasus yang dirilis oleh provinsi pada Rabu itu dari Pagardewa sebanyak lima kasus, satu tidak memiliki riwayat keluar wilayah dan empat hasil tracing, Kebuntebu tiga kasus, satu memiliki riwayat takziah ke Kotabumi, satu bepergian sehari-hari sebagai jasa pijat urut, dan satu hasil tracing,” ungkapnya.

”Selanjutnya lima kasus dari Batubrak, satu perjalanan ke Bandarjaya acara nikahan, satu memiliki warung makan dan tiga hasil tracing, kemudian Gedungsurian 19 kasus, satu kasus meninggal dunia dan 18 hasil tracing,” sambung Erna.

Selanjutnya 28 kasus yang dirilis pada Kamis rinciannya, Balikbukit 10 kasus, satu dari Palembang, satu kontak dengan banyak orang dan sering menghadiri hajatan, satu pedagang, satu berkumpul dengan banyak orang, satu Balam, dan tracing lima kasus.

”Paling banyak dari Pagardewa bertambah sebanyak 16 kasus, tiga tidak ada riwayat bepergian, satu anak yang ke pasar satu minggu sekali,satu sempat ke pasar, satu memiliki warung, satu tidak pernah bepergian tetapi suami memiliki mobilitas tinggi, dan 10 hasil tracing,” kata dia.

Lebih lanjut dikatakan Erna, dengan bertambahnya 60 kasus baru tersebut, maka total terkonfirmasi Covid-19 di Lambar saat ini mencapai 2.202 kasus, selesai menjalani isolasi sebanyak 1.859 kasus, dan kematian mencapai 105 orang.

”Petugas kami di lapangan kembali melakukan tracing dengan bertambah 60 kasus, namun tentunya diharapkan tidak ada lagi penambahan hasil tracing yang dilakukan,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait