Dua Hari Terakhir, Kasus Covid-19 Terbanyak dari Pagardewa

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) makin mengkhawatirkan. Berdasarkan data yang dirilis oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Barat, untuk update Senin-Selasa (19-20-7) terjadi penambahan sebanyak 99 kasus dan lima orang meninggal.

Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH., mengungkapkan, dari total penambahan 99 kasus, rinciannya 76 kasus berdasarkan realise provinsi pada Senin dan 23 kasus dirilis pada Selasa bertepatan dengan hari raya idul adha.

Bacaan Lainnya

Rinciannya dari Kecamatan Pagardewa sebanyak 36 kasus, Batubrak 26 kasus, Batuketulis 16 kasus, Waytenong sembilan kasus, Sukau delapan kasus, dan Kecamatan Balikbukit empat kasus.

Erna merincikan, untuk 76 kasus pada Senin itu dari Pagardewa 29 kasus, sebanyak 18 diantaranya hasil tracing, satu anaknya sempat melakukan perjalanan ke Blora, satu membantu masak di takziah, satu dari Magelang, satu menunggu suami di RS di Lampura, satu meninggal, satu punya warung di rumah, satu sering kumpul dengan club motor, dua dari Bukitkemuning, satu teman anaknya sering main ke rumah dan satu hajatan di Waytenong.

Kemudian dari Kecamatan Waytenong satu kasus meninggal dunia, Batuketulis 15 kasus 14 diantaranya hasil tracing dan satu dirawat di RS Medika, Batubrak 26 kaus 23 diantaranya hasil tracing, satu sering melakukan perjalanan, satu pernah shalat jamaah di masjid, dan satu mobilitas tinggi.

Selanjutnya, untuk 23 kasus pada Selasa itu rinciannya dari Kecamatan Sukau tujuh kasus, satu rawat di RSUDAU, satu Nakes sering ikut pemakaman Prokes dan baru pulang dari Banten, satu dari perjalanan dari Banten, satu menjenguk tetangga sakit, tigha tracing. Pagardewa satu kasus meninggal dunia, selanjutnya Waytenong delapan kasus hasil tracing.

Lebih lanjut dikatakan Erna, dengan bertambahnya 99 kasus tersebut lanjut Erna, total kasus akumulasi sejak 2020 lalu mencapai 1.617 kasus. Rinciannya 69 kasus kematian, 540 sedang menjalani isolasi dalam pantauan tenaga kesehatan, dan 1.008 lainnya sudah dinyatakan sehat atau sembuh.

Ia mengimbau agar masyarakat selalu menjalankan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah guna menghindari paparan wabah tersebut.(nop/mlo)


Pos terkait