Dua Investor Masuk ke Lampura, Bangun Hotel Berbintang Hingga Pemukiman Layak Huni

  • Whatsapp
Kabag Kerjasama Pemkab Lampura, Nujum Masya

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), berkomitmen mengakomodir keinginan para investor, yang ingin menanamkan modalnya. Hal tersebut, guna untuk meningkatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD)

Kepala Bagian (Kabag) Kerjasama Pemkab Lampura, Nujum Masya yang baru saja dilantik, didampingi Kepala Sub Bagian (Kasubag), melakukan koordinasi di Biro Ekonomi Daerah Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengetahui apa saja tugas pokok dan fungsi (tupoksi) bagian kerjasama.

Bacaan Lainnya

Hasilnya, terdapat sejumlah investor luar yang akan menanamkan modalnya ke Kabupaten Berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung ini.

“Alhamdulilah sudah ada beberapa perusahaan yang menjajakan kerja sama dengan kita, dan saat ini sedang dalam proses,” kata Nujum Masya, diruangannya, Senin, (25/1).

Menurutnya, penjajakan tersebut telah hampir final, hingga mereka akan melanjutkan kepada penandatangan Memorium of Understanding (MoU). Sehingga berdampak bagi kemajuan daerah, tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan tetapi juga dalam upaya mendorong peningkatan PAD.

“Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan rapat bersama OPD, untuk membahas hal ini. Terkait teknis dan mekanismenya,” terangnya.

Nujum menjelaskan, dua perusahaan yang berminat tersebut adalah pengembang usaha bidang perhotelan dan pemukiman (perumahan) layak huni. Selain pemukiman, kata dia, nantinya akan ada taman, sekolah dan pasar modern.

“Hotel ini sudah berkelas, minimal ya bintang 3. Jadi nanti bila ada acara-acara, tidak hanya di dalam kabupaten tapi juga daerah sekitar tidak perlu sampai ke Provinsi. Akan tetapi dapat dilaksanakan di Lampura, selain sisi ekonominya juga dapat memberi suasana baru,” tambahnya.

Mantan Camat Kotabumi, ini menjelaskan, banyak hal yang menjadi pertimbangan para pengusaha menanamkan modalnya di Lampura.

Selain faktor keamanan, kata Nujum, masalah peliknya birokrasi menjadi faktor kendala. Terutama persoalan perizinan, terkadang harus mengeluarkan biaya lebih.

“Kemarin kita sudah bahas itu, kebetulan mereka telah menyiapkan lokasi. Dan pemerintah daerah siap mendukung, saat ini tidak menunggu koordinasi. Menuju penandatanganan MoU, khususnya berkenaan dengan imbas kepada pemerintah daerah,” tambahnya.

“Alhamdulillah, kita dapat dukungan dari legislatif, dan mudah-mudahan kedepan akan berjalan mulus. Dan berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendorong agar terealisasi,” terangnya.

Sebab, kata dia, bila itu terwujud tidak hanya berimbas bagi pemerintah daerah. Melainkan juga mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti ketersediaan lapangan kerja baru serta tumbuhnya industri kreatif dalam mendorong kemajuan bersama,

“Semua dapat terwujud, jika seluruh elemen masyarakat mendukung adanya investor masuk ke Lampura. Semoga, kedepan, lebih banyak lagi investor yang masuk di Kabupaten Lampura ini,” pungkasnya (adk/ozy/mlo)


Pos terkait