Dua OTG di Lampura Dinyatakan Positif 

  • Whatsapp
Plt. Bupati Lampura, Budi Utomo saat memberikan keterangan kepada awak media hasil swab pasien covid-19. - Foto Fahrozy Irsan Toni/mlo

Medialampung.co.id – Hasil Swab atas Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sudah ke luar. Sayangnya, dari sejumlah test Swab yang ditunggu, baru tiga Swab yang ke luar dari hasil uji laboratorium, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Palembang, Sumsel.

Sementara, dari hasil ketiga swab tersebut  satu orang PDP yang di rawat isolasi di RS Handayani Kotabumi dinyatakan negatif Covid-19, yakni dr. Maya Mettisa yang merupakan kepala dinas Kesehatan Lampura.

Bacaan Lainnya



Untuk dua lainnya, orang tanpa gejala (OTG) yang sedang dikarantina di Islamic Center yakni pasien 01 dan 02 dinyatakan positif covid-19.

Sedangkan untuk hasil Swab beberapa orang PDP lainnya, termasuk almarhumah Meta, tim Gugus Tugas Covid-19 Lampura masih menunggu karena hasil swab belum juga kelar. Sebelumnya, mereka yang PDP sudah dilakukan rapid test, dengan hasil tidak ada yang reaktif Covid-19.

“Alhamdulilah kita dapat Kabar baik, pasien atas Nama Maya Metissa yang masuk ruang isolasi RS Handayani dinyatakan negatif Covid-19,” kata Ketua Gugus Tugas yang juga menjabat Plt. Bupati Lampura Budi Utomo, Kamis, (30/4).

Dikatakannya, dr. Maya Mettisa merupakan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Lampura. Dia diduga terpapar karena sempat kontak dengan satu pasien positif Covid-19.

“Kita juga masih menunggu hasil uji laboratorium swab Almarhumah Meta, dan kedua OTG yang sedang diisolasi masih positif. Jika nanti Almarhum Meta juga dinyatakan negatif, pihak keluarga bisa, jika ingin memindahkan makamnya, misalnya ke makam keluarga atau yang lebih dekat,” kata Budi Utomo.

Adapun OTG yang dikarantina atas nama Toha dan Arizona. Swab pertama setelah 14 hari karantina, keduanya masih positif. 

“Maka ditambah tujuh hari kemudian di swab kembali,” terang Budi Utomo.(ozy/mlo)



Pos terkait