Dua PAI Asal Lambar Maju ke Lomba Penyuluh Teladan Tingkat Provinsi 

  • Whatsapp
Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Lambar Hi. Ali Mukhtar S.Ag, M.M.

Medialampung.co.id – Dua penyuluh agama islam (PAI) asal Kabupaten Lampung Barat berhasil lolos dan maju pada lomba pemilihan penyuluh teladan tahun 2021 tingkat Provinsi Lampung yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Dua petugas Penyuluh Agama Islam itu adalah Ubaidillah Zuhri penyuluh non PNS asal Kantor  Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagardewa dan Yayan Nuryana S.Th.I, penyuluh berstatus PNS dari KUA Kecamatan Kebuntebu.  

Bacaan Lainnya


Kasi Bimas Islam Hi. Ali Mukhtar, S.Ag, M.M, mendampingi Kakan Kemenag Maryan Hasan, S.Ag, M.Pd.I, menuturkan, dua orang PAI tersebut menjadi duta Kabupaten Lambar pada lomba penyuluh teladan tahun 2021 tingkat provinsi yang digelar oleh kantor wilayah Kemenag Lampung.

“Dua PAI ini akan mengikuti serangkaian lomba di tingkat provinsi, semoga mereka dapat memberikan hasil yang terbaik sehingga dapat maju ke tingkat nasional,” kata Ali Mukhtar, Kamis (10/6).  

Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan meningkatkan kualitas Penyuluh Agama Islam. Peserta pemilihan penyuluh teladan yang sebelumnya digelar di tingkat kabupaten diikuti sebanyak 80 penyuluh non PNS dan lima penyuluh PNS dari 15 kecamatan.

“Setelah dilakukan penilaian secara objektif, terpilihlah dua orang PAI, untuk mewakili Lambar, dan keduanya memiliki inovasi yang patut diacungi jempol dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai penyuluh agama,” kata dia.

Inovasi yang dimaksud, lanjutnya, seperti yang dilakukan oleh Ubaidillah Zuhri  penyuluh non PNS  asal KUA Kecamatan Pagardewa yang memiliki program inovasi  Kesatuan Gerak Layanan Terpadu (Kerapu) penyuluh agama islam (PAI) melalui empat program unggulan yaitu penerapan program kesehatan di rumah ibadah, pembinaan berbasis manual dan digital, pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) pengurus majelis taklim sebagai acuan untuk pembinaan langsung ke masyarakat dan terakhir adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat pedalaman ke digital modern.

Inovasi juga dilakukan oleh Yayan Nuryana, S.Th.I, penyuluh agama berstatus PNS asal KUA Kecamatan Kebuntebu. Berbagai program kegiatan penyuluhan dan pembinaan dilakukan l bersinergi dengan seluruh tokoh agama untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan dan bidang sosial di wilayah kerjanya.

“Ajang ini tentunya menjadi sarana untuk memotivasi dan melatih para penyuluh agama kita agar terus berperan aktif terutama di media sosial untuk mengikuti perkembangan zaman saat ini dan semoga dengan adanya ajang ini juga dapat melahirkan inovasi-inovasi untuk terus memberikan manfaat di tengah-tengah masyarakat,” harapnya.(edi/mlo)




Pos terkait