Dua Pemuda Lambar Lulus Seleksi MBJR Tingkat Provinsi 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dua dari empat pemuda-pemudi yang mewakili Kabupaten Lambar mengikuti rangkaian seleksi tingkat Provinsi Lampung untuk mengikuti Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah (MBJR) tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

“Setiap provinsi diambil lima orang peserta MBJR, nah dari lima orang tersebut dua diantaranya berasal dari Kabupaten Lambar yaitu atas nama Nili Roslina mahasiswi program studi manajemen dakwah UIN Raden Intan Lampung dan Aldo Patmara lulusan teknik sipil ITERA,” ujar Kabid Kebudayaan Riyadi Andrianto, S.H mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulki, S.Pd, M.M, Senin (21/6)

Ia menjelaskan, awalnya pihaknya mengirimkan empat orang untuk mengikuti kompetisi bersama 47 pemuda lainnya yang berasal dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung, namun yang dinyatakan lulus dari Kabupaten Lambar hanya dua orang. Hal itu sesuai dengan keputusan tim juri Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah Provinsi Lampung tahun 2021 No.800/1105/V.01/DP.5B/2021 tertanggal 18 Juni 2021

Lanjut dia, untuk tahapan selanjutnya, kata Riyadi, peserta yang lulus seleksi akan mengikuti pembekalan secara Daring dan Luring untuk melaksanakan Muhibah bersama Kapal Dewa Ruci pada tanggal 14-15 Juli 2021.

Lebih jauh dia mengatakan, Muhibah Budaya mengarungi 13 titik rempah yaitu Banda Neira, Ternate, Makassar, Banjarmasin, Bintan, Medan, Lhokseumawe, Padang, Banten, Jakarta, Semarang, Benoa, dan Surabaya. 

“Total peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah se Indonesia berjumlah 170 orang pemuda dan pemudi dari 34 provinsi yang akan disebar di 5 titik pertukaran yaitu Banda Neira, Makassar, Tanjung Uban, Padang, dan Jakarta. Masing-masing titik pertukaran peserta berjumlah 34 orang,” tegasnya

Lanjut dia, Muhibah Budaya merupakan sebuah platform untuk mengembangkan dan memperkuat ketahanan budaya serta diplomasi budaya di dalam dan luar negeri, serta memaksimalkan pemanfaatan Cagar Budaya (CB) dan Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

“Kita berharap kepada perwakilan Lambar dapat menjadi duta budaya yang akan memperkenalkan kekayaan kebudayaan Kabupaten Lampung Barat pada khususnya dan Provinsi Lampung pada umumnya serta mampu menyerap nilai-nilai persatuan yang dapat ditularkan ke generasi muda yg ada di Lampung Barat,” pungkas dia. (lus/mlo)




Pos terkait