Dua Pentolan Lambar Jadikan KediamanSebagai Lokasi Vaksinasi Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id –  Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom., memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dihelat di kediaman Edi Novial, di Pekon Purajaya, Kamis (19/8).

Vaksin sinovac yang diberikan kepada 250 orang tersebut merupakan kegiatan lanjutan setelah satu hari sebelumnya dilangsungkan di kediaman bupati di Pekon Purawiwitan dengan jumlah peserta yang sama.  

Bacaan Lainnya

Hadir dalam vaksinasi ini mendampingi Bupati dan Ketua DPRD Lambar anggota DPRD Dapil 4 Juhartono S.Sos, Rovie Komsen, S.Pd, dan Azhari, SH, didampingi Camat Kebuntebu Ernawati SE., Kepala Puskesmas NS Hendri Saputra, S.Kep, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, juga Relawan PMI kecamatan  dan Satgas Covid-19 Pekon Purajaya.

Dalam sambutannya, Parosil mengucapkan rasa syukur karena dapat dengan lancar melanjutkan Kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk wilayah Kecamatan Kebuntebu, dan di Kabupaten Lampung Barat pada umumnya.

Pihaknya berharap  mudah-mudahan kegiatan ini merupakan ikhtiar dalam rangka pencegahan dan penanganan dari Covid-19. 

“Masyarakat harus tau, kalau ada unsur dari pemerintah yang menakut-nakuti terkait vaksin ini jangan percaya, kalau ada kabar atau berita miring jangan percaya, tidak ada pemimpin itu yang mau menyakiti rakyatnya, tidak ada yang namanya pemimpin itu membunuh rakyatnya,” katanya. 

Parosil sapaan akrab Pak Cik menegaskan jika ada yang bilang kalau di vaksin itu membuat klepek-klepek dan menjadi orang sakit, atau kalau kita divaksin itu bisa meninggal, itu bohong. Justru vaksin itu tujuannya untuk menyelamatkan diri, melindungi diri karena vaksin ini halal dan aman.

“Saya minta kepada bapak/ibu yang di vaksin, jika nanti ada program lanjutan tolong sampaikan kepada keluarganya, tetangganya dan temannya yang belum di vaksin agar segera mengikuti vaksin,” imbaunya.

Bahkan Pak Cim minta untuk menyampaikan  pesannya kepada masyarakat lainnya kalau program vaksinasi itu untuk melindungi jiwanya, melindungi tetangganya, saudaranya maupun tetangganya. 

“Bayangkan saja, kalau ada tetangga kita yang sakit, kita juga merasakan sakit semua, jadi kalau kita sehat tetangga pun akan merasa sehat,” imbuhnya.

Karena itu Bupati minta yang belum mempunyai kesadaran untuk divaksin, tolong segera di vaksin. Bahkan kalau dipanggil dengan Peratin, Pemangku, Kepala TNi Polri jangan ragu dan ikut untuk divaksin. 

Parosil menyampaikan kenapa pihaknya dan ketua DPRD Lambar menjadikan kediaman keduanya menjadi lokasi vaksinasi, tujuan tak lain memfasilitasi, memberikan kemudahan kepada masyarakat, karena jika dilaksanakan di puskesmas, kesannya seperti mau berobat. 

“Kegiatan vaksin ini tidak mesti harus dilaksanakan di puskesmas, akan tetapi di sekolah, di lapangan, di pasar, di rumah dan di tempat wisata pun boleh, karena ini menghibur. Jangan sampai kita punya penyakit stres jadi ketakutan hingga akhirnya tidak mau datang. Tapi jika dilaksanakan seperti ini jadi rileks dan santai,” tandas pihaknya. (r1n/mlo)


Pos terkait