Dukung Kabupaten Konservasi, Warga Tigajaya Tanam Pohon

  • Whatsapp

 

Medialampung.co.id – Camat Sekincau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Agus Setiawan, S.E, M.M., ikut hadir dan berbaur bersama warga Pekon Tigajaya untuk melakukan penanaman pohon di sepanjang jalan lingkar pekon Pemangku Pilahujung yang juga baru diresmikan penggunaannya setelah diberikan pembangunan melalui Anggaran Dana Desa (ADD), Jum’at (6/12). 

Bacaan Lainnya



Penanaman pohon yang difasilitasi pemerintahan pekon melalui pemanfaatan ADD itu, selain upaya mendukung program Pemkab Lambar sebagai daerah konservasi, juga sebagai pondasi penahan tanah dari ancaman longsor sekaligus memperindah ruas jalan yang panjangnya Tiga Kilometer tersebut. 

Camat Agus Setiawan, sangat mengapresiasi program penanaman pohon oleh Pekon Tigajaya tersebut, karena memang dalam mendukung upaya Pemkab Lambar dalam upaya menjaga kelestarian hutan yang saat ini mulai rusak akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab. 

“Saya bersama tim kecamatan hari ini ke Pekon Tigajaya untuk menghadiri peresmian jalan lingkar pekon yang dibanguan lewat ADD dan sekaligus melakukan penanaman pohon di ruas jalan tersebut,” ungkapnya. 

Diakuinya program penanaman pohon di pekon itu merupakan bukti nyata gerakan masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah dalam mensukseskan status kabupaten konservasi tersebut. “Program koservasi hutan Kabupaten Lambar ini harus kita akui merupakan upaya dan program yang sangat baik dalam upaya mempertahankan keberadaan bumi Lampung Barat (Lambar) yang salah satunya dikenal karena fungsi dan luas hutannya.  

Pihaknya mengajak, seluruh komponen masyarat untuk bisa berperan dalam mendukung kabupaten konservasi, salah satunya dengan gerakan menanam pohon. “Kita berharap penanaman pohon yang dilaksanakan Pekon Tigajaya ini menjadi permulaan bagi pekon dan kelurahan untuk dapat menerapkan gerakan serupa,” ajaknya.

Sementara dikatakan Peratin Prayetno,  penanaman pohon di kiri-kanan jalan sepajang Tiga kilometer tersebut memanfaatkan ADD dengan total anggaran Rp5 Juta. 

Disebutnya, inisiatif dilakukannya penanaman pohon tersebut tujuannya untuk mendukung program Pemkab Lambar sebagai daerah konservasi, dan juga berfungsi untuk menjaga badan jalan tersebut dari ancaman longsor.

Karena kata Prayitno sekokoh apapun bangunan dika tanahnya labil maka akan cepat rusak. “Harapan saya kepada warga saya, untuk dapat bersama-sama menjaga aset pekon yang sudah ada agar dapat dimanfaatkan secara maksimak,” imbuhnya. (ius/mlo)



Pos terkait