Dukung Kabupaten Layak Anak, Sedampahindah Sukses Bangun Taman Bermain Anak

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekon Sedampahindah, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat secara khusus menyediakan taman bermain anak sebagai bentuk hadirnya pemerintah pekon guna mengurangi ketergantungan anak terhadap HP atau gadget di era digitalisasi saat ini.

Dengan memanfaatkan lapangan pekon, selain membangun taman bermain anak, atas kesepakatan bersama seluruh komponen masyarakat, pemerintah pekon juga membangun fasilitas umum yang dipergunakan warga sebagai sarana bermain, rekreasi dan olahraga.

Bacaan Lainnya

Peratin Sedampahindah, Suratal mengungkapkan, pembangunan taman bermain anak tersebut adalah salah satu wujud dan implementasi dari Visi dan Misi pemerintah pekon dalam rangka memenuhi kebutuhan layanan publik.

“Pembangunan taman bermain ini merupakan salah satu fokus Dana Desa tahun 2020. Dengan adanya fasilitas umum ini diharapkan bisa menjadi ruang bermain, ruang kreatif bagi anak di tengah ketergantungan terhadap gadget, yang tentunya akan memberikan dampak yang kurang baik,” ungkap Suratal.

Meski baru tahap pembangunan awal, lanjut dia, namun taman bermain anak ini telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti gazebo serta sarana prasarana pendukung yaitu outdoor playground sehingga keberadaannya sudah dapat difungsikan dengan baik.

“Saat ini taman bermain anak ini berintegrasi fungsinya dengan lapangan pekon yang kita manfaatkan sebagai sarana berolahraga seperti senam sehat rutin yang digelar setiap hari minggu. Sehingga, untuk tahun anggaran selanjutnya kami akan terus berupaya untuk melakukan peningkatan dengan fasilitas yang lebih baik lagi tentunya,” harapnya.

Untuk itu dengan adanya fasilitas tersebut, atas nama pemerintah pekon, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama orang tua agar dapat mengajak anaknya untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.

“Selain bisa mengurangi waktu anak bermain pada gadget, fasilitas ini dapat membantu tumbuh kembang anak baik dari segi fisik maupun sosial, sehingga peran orang tua dibutuhkan agar fasilitas ini bermanfaat,” pesannya.

Selain itu, terus dia, pembangunan fasilitas bermain ini juga sejalan dengan program Pemkab Lambar dalam rangka mewujudkan kabupaten layak anak (KLA).

“Sesuai program pemkab, kita di setiap pekon diharapkan memiliki ruang bermain ramah anak dan ini adalah bentuk implementasinya, karena kami menyadari untuk menuju Kabupaten Layak Anak dibutuhkan kebersaman, dimulai dari tingkat pekon,” tambahnya.

Disisi lain, disinggung soal adanya keterlambatan dalam realisasinya, sehingga progres pembangunan baru terselesaikan di awal tahun 2021, pihaknya tidak menampik kondisi itu, hanya saja hal tersebut bukan tanpa alasan, karena secara teknis pihaknya menemukan sejumlah kendala, terutama terbatasnya tenaga kerja lokal dan faktor cuaca.

“Ya memang sebelumnya sempat terlambat, karena kami betul-betul memanfaatkan tenaga kerja lokal, sementara mereka dihadapkan dengan banyaknya pekerjaan lain. Sementara sesuai arahan pemerintah, setiap program dana desa harus melalui sistem padat karya tunai (PKT) dengan memanfaatkan SDM yang ada, sehingga prinsip dana desa yaitu dari dan untuk masyarakat itu benar-benar kami terapkan,” tandasnya.(edi/mlo)




Pos terkait