Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Dorong Pelaku UMKM Gunakan Fasilitas Digital

  • Whatsapp
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Syamsurizal Ari.

Medialampung.co.id – Dukung program pemerintah pusat dalam pemulihan ekonomi dan kebangkitan ekonomi nasional Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)  Provinsi Lampung berikan pendampingan dan dorong pelaku UMKM gunakan fasilitas digital.

“Kita dinas koperasi diberikan amanah memberikan pendampingan dan Penguatan kepada UMKM agar tetap bertahan di dalam melakukan kinerja usaha. Salah satu nya bagaimana mereka menggunakan Fasilitas digital marketing menjadi solusi di tengah pembatasan aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Syamsurizal Ari saat memberikan keterangan, Selasa (12/10).

Bacaan Lainnya

Lanjutnya, pihaknya mendorong agar para pelaku UMKM menggunakan Fasilitas digital tersebut.

Ia juga menyebutkan Dinas Koperasi dan UMKM ada dua Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pertama Balai Latihan koperasi, kedua Pusat layanan usaha terpadu. 

“Jadi melalui dua UPTD tersebut kita mendorong bagaimana penguatan SDM-nya dengan pelatihan-pelatihan teknik terkait dengan penggunaan teknik teknologi informasi digital,” terangnya.

Ia juga berharap dengan semakin tertanganinya Covid-19 khususnya di Provinsi Lampung termasuk Indonesia pada umumnya secara paralel dapat bergerak dari sisi ekonomi termasuk UMKM.

“Mudah-mudahan Secara bertahap UMKM bisa kembali lagi melakukan usaha seperti biasa yang pada akhirnya kita harapkan memicu bagi laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung,” harapannya.

Lanjutnya, untuk bantuan bagi pelaku UMKM terdapat dari pusat melalui bantuan pelaku usaha mikro (BPUM)  dinas koperasi dan UMKM provinsi Lampung bersinergi dengan Dinas Koperasi kabupaten/kota memverifikasi untuk usulan ke pemerintah pusat .

“Jadi pemerintah pusat yang memberikan kewenangan pelaku UMKM yang mendapat bantuan dan langsung dikirim melalui bank yang ditunjuk ke pemohon bantuan. Pemprov Lampung secara tunai tidak ada bantuan selain pinjaman dan KUR. Yang kita lakukan di provinsi adalah Penguatan  SDM dan lembaganya,” kata dia.

Lanjutnya untuk Koperasi di Provinsi saat ini berjumlah kurang lebih 5.600 dan yang aktif 2.800

“Yang aktif 2.800 tapi saat ini belum ditengah pandemi pasti terdampak terutama koperasi simpan pinjam yang produksi juga pasti terdampak,” pungkasnya.(ded/mlo)


Pos terkait