Dukung Sekolah Kopi, DPUPR Lambar Buka Badan Jalan 

  • Whatsapp
Kepala DPUPR Lambar Ir. Sudarto, M.M

Medialampung.co.id – Dalam rangka mendukung sekolah kopi yang dipusatkan di Pekon Sukajaya Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Lambar. Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) tahun ini melakukan kegiatan pembukaan badan jalan sekolah kopi.

“Tahun ini kita melaksanakan pembukaan badan jalan akses keluar masuk sekolah kopi sepanjang 300 meter dengan lebar 6 meter. Pembukaan badan jalan tersebut dalam rangka mendukung sekolah kopi, serta mempermudah akses keluar masuk,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ir. Sudarto, M.M. 

Bacaan Lainnya



Kata dia, saat ini prosesnya sedang tahap perencanaan dan kemungkinan di akhir bulan ini sudah mulai dilakukan pengerjaan pembukaan badan jalan menuju sekolah kopi tersebut.

“Mengingat anggaran yang terbatas, sehingga untuk pembangunan badan jalan akan kita usulkan pada tahun 2021 mendatang,” ucapnya.

Dilain pihak, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Agsutanto Basmar, S.P, M.Si mengungkapkan, sekolah kopi milik Pemkab Lambar yang dipusatkan di Pekon Sukajaya Kecamatan Sumberjaya akan segera dibuka dan kehadiran sekolah kopi tersebut diharapkan dapat mampu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya terhadap peningkatan produksi dan kualitas kopi.

“Sebetulnya sumberdaya manusia petani kita bagus, hanya saja mereka masih kurang percaya diri makanya kedepan dengan adanya sekolah kopi kita bisa meningkatkan sumberdaya manusia petani. Karena jika kita bicara bantuan itu tidak akan ada cukupnya, oleh karena itu SDM petani juga perlu kita tingkatkan dan diperkuat, serta sekolah kopi ini gratis,” kata Agustanto Basmar.

Selain peningkatan SDM melalui sekolah kopi, lanjut Agustanto, pihaknya juga selama ini telah bekerjasama dengan komunitas kopi robusta dan penggiat kopi. 

“Mereka (komunitas)-kan ada programnya jadi kita mendukung program-program mereka. Kita menggandeng komunitas dan penggiat kopi untuk meningkatkan produksi dan mutu kopi Lambar,” tegas dia

Lanjut dia, tugas Disbunnak dalam mensejahterakan petani belum selesai namun masih banyak yang harus diraih.

“Kita sudah banyak berbuat tapi banyak juga yang belum kita perbuat. Mudah-mudahan upaya kita untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas kopi dapat terwujud sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani kopi Lampung Barat,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait