DWP Gelar Rakor Sekaligus Pelatihan Pembuatan APE

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lambar menggelar rapat koordinasi (rakor) dan pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) bagi tenaga pendidik  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun 2019 di SKB tingkat kabupaten, Rabu (11/9/2019).

Tampak hadir, Ketua DWP sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Kabupaten Lambar Irma Akmal, Kabid PAUD dan PNF perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Welly  Indriany, S.Pd., M.M. narasumber pelatihan dari Bidang Pendidikan DWP Veralelys, Ketua Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kecamatan Balikbukit dan Kecamatan Sukau, serta kepala PAUD se-Kabupaten Lampung Barat.

Bacaan Lainnya



Ketua DWP sekaligus Ketua GOPTKI Kabupaten Lambar Irma Akmal, dalam sambutannya mengatakan, pendidikan anak usia dini sangat penting dan merupakan pondasi dalam pembentukan karakter anak untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohaninya, sehingga menghasilkan anak yang cerdas dan berakhlak mulia.  Pendidikan usia dini sangat strategis untuk menanamkan aspek-aspek dasar pendidikan yang berguna untuk kesiapan memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

“Perkembangan anak perlu terus diupayakan yang meliputi perkembangan fisik, motorik, kognitif, bahasa, emosi dan sosial.  karena banyak penelitian menunjukkan bahwa usia dini, yaitu usia sampai dengan 5 tahun merupakan usia emas bagi perkembangan kecerdasan anak. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk memberikan  perhatian, memberikan upaya-upaya yang terbaik pada anak di usia ini agar tumbuh kembang mereka menjadi optimal,” kata dia,

Untuk mewujudkan hal tersebut, ujar Irma Akmal, sangat diperlukan dukungan dari berbagai pihak, baik pihak sekolah, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. juga diperlukan pemenuhan standar layanan sekolah, mulai dari standar pembelajaran, tenaga pendidik, dan sarana prasarana pendidikan. “Tentunya untuk mencapai kondisi ideal tersebut tidak mudah, tetapi seyogyanya kita mengupayakan hal tersebut secara bertahap,” ungkap Irma Akmal

Menurut dia, salah satu upaya untuk merangsang kemampuan fisik motorik, kemampuan sosial, emosional serta kecerdasan pada anak, maka diperlukan sarana agar anak dapat mempelajari “suatu hal” dengan bermain. Alat permainan edukatif (APE) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran anak. Karena alat permainan tersebut akan menunjang kegiatan pembelajaran secara efektif dan menyenangkan serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak secara optimal

Lanjut dia, kegiatan bermain yang mengandung edukasi akan merangsang perkembangan emosi, perkembangan sosial dan perkembangan fisik anak. dari segi pendidikan, bermain memberi peluang pada anak untuk berswakarya, melakukan dan menciptakan sesuatu dari permainan itu dengan tenaganya sendiri, mengenal konsep logika sederhana, memberikan stimulus dalam pembentukan perilaku dan pengembangan kemampuan dasar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepada ibu nara sumber pelatihan, kepada pengurus pusat kegiatan gugus (PKG) Kecamatan Balikbukit dan Sukau, serta seluruh peserta pertemuan ini. Semoga pertemuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kemajuan penyelenggaraan pendidikan PAUD di Kabupaten  Lampung Barat yang kita cintai,” harapnya. (lus/mlo)



Pos terkait