Edi Apresiasi Kinerja Polres Lambar Ungkap Sindikat Curnamor

  • Whatsapp
Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom

Medialampung.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Edi Novial, S.Kom., sampaikan apresiasi kepada Polres Lampung Barat melalui Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di wilayah tersebut dengan telah meringkus para pelaku (kawanan) dan mengamankan barang bukti hasil curian.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Lampung Barat (Lambar) khususnya para korban curanmor dan masyarakat Kecamatan Gedungsurian, Airhitam, dan sekitar saya sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya, atas kerja keras jajaran Polres Lambar, kepada Pak Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik., yang mana telah mengungkap sindikat curanmor di kabupaten Lambar,” terangnya.

Bacaan Lainnya



Diharapkan dengan telah terungkapnya sindikat tersebut, di kabupaten itu tidak ada lagi kasus-kasus curanmor atau bentuk lain yang akan mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan aktifitas dan usaha serta ibadah.

“Kita berharap dengan terungkapnya sindikat ini, efek jera para pelaku kejahatan di Lambar untuk tidak mengulangi dan tidak terjadi lagi tindak kejahatan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga,” ujarnya.

Di Situasi seperti sekarang ini Edi Novial mengajak semua pihak, mulai dari petugas keamanan, eksekutif, legislatif  hingga masyarakat untuk saling bahu membahu dalam menjaga wilayah agar terhindar dari hal-hal yang bakal merugikan dan membahayakan.

“Saat ini kita sedang dihadapkan dengan masalah Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) karena itu kita wajib bersama saling menjaga agar tidak terjadi hal-hal lain yang justru memperkeruh suasana,” pintanya.

Sebelumnya Satreskrim Polres Lambar berhasil mengungkap kasus Curanmor dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pekon Sinarjaya Kecamatan Airhitam. Sebanyak lima unit motor diamankan bersama Dua orang tersangka, polisi juga mengantongi identitas empat orang tersangka lainnya yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). (rin/mlo)



Pos terkait