Edi Apresiasi Langkah Sosialisasi Edukasi New Normal

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kegiatan perdana sosialisasi edukasi New Normal di Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) diawali di Pekon Muarabaru dan Pekon Tugumulya, Selasa (9/6).

Edukasi perdana tersebut dihadiri Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom., Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Sahril, S.Pd, M.M., Babinkantibmas, Babinsa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Wanita. Dengan pemateri dr. Lolin Rara Masela, dan dr

Bacaan Lainnya



Dalam sambutannya Edi Novial memberikan motivasi dan apresiasi kepada semua jajaran gugus tugas Kecamatan Kebuntebu dan pekon, terkait sosialisasi edukasi tersebut, karena tujuannya sangat baik untuk kemaslahatan hidup orang banyak di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dalam rangka menjalankan anjuran pemerintah tentang New Normal. Seyogyanya masyarakat harus mengetahui, memahami untuk menjalankan apa yang diterapkan pada suasana baru tersebut. 

“Tentunya apa yang di edukasikan ini untuk betul-betul dilaksanakan, agar semua aktivitas dan kegiatan tetap berjalan normal di tengah Covid-19,” tegasnya. 

Sementara Camat Indra Yani meminta peserta yang hadir dalam sosialisasi itu untuk menyampaikan kepada masyarakat lainnya terhadap makna dari New Normal. 

“Penyampaian, pemahaman New Normal ini menjadi kewajiban kita bersama yang sudah mengetahui apa itu yang dimaksud dengan new normal,” pintanya. 

Lanjut Indra selain edukasi lewat sosialisasi seperti itu akan juga diberikan pemahaman tentang new normal tersebut melalui pemasangan stiker di rumah warga. 

“Sudah dijadwalkan sosialisasi edukasi ini akan dilaksanakan di 23 titik pertemuan tersebar di Sepuluh pekon,” imbuhnya.

Sebelumnya ditegaskan Indrayani, new normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar kesehatan yang sebelumnya tidak ada sebelum pandemi.

Hal itu diterapkan sebagai upaya menyelamatkan hidup warga dan menjaga agar negara tetap bisa berdaya menjalankan fungsinya.

“New Normal adalah tahapan baru setelah kebijakan stay at home atau work from home atau pembatasan sosial diberlakukan untuk mencegah penyebaran massif wabah virus corona,” jelasnya.

New Normal utamanya agar warga yang memerlukan aktivitas luar rumah dapat bekerja dengan menggunakan standar kesehatan yg ditetapkan. Jadi bukan sekedar bebas bergerombol atau keluyuran.

“Ini diberlakukan juga karena tidak mungkin warga terus menerus bersembunyi di rumah tanpa kepastian. Jika seluruh aktivitas ekonomi berhenti akan menyebabkan kebangkrutan total, PHK massal dan kekacauan sosial,” ulasnya.  

Oleh sebab itu Indrayani menyampaikan apresiasi kepada semua stakeholder yang mendukung program itu. (rin/mlo)



Pos terkait